Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kita dan Perjalanan Waktu

Kita dan Perjalanan Waktu

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Waktu  dalam kehidupan adalah suatu tetapan yang disepakati oleh para ilmuan terdahulu.

Para ilmuan menemukan cara baru dalam memberikan waktu, sehingga kita sekarang mengenalnya dengan sebutan waktu.

Dahulunya sebelum zaman modern, banyak orang mendefinisikan dengan berbagai versi, contohnya seperti jam pasir dan jam matahari.

Cara ini di anggap ampuh dalam mendeteksi adanya keadaan atau kejadian yang berlangsung.

Pada zaman modern sekarang ini cara kita mengukur skala waktu sudah semakin berkembang, contohnya jam pasir dan jam matahari dimodifikasi menjadi jam analog (jam dinding) kemudian dikembangkan lagi menjadi jam digital (jam tangan).

Di dalam kehidupan ini terkadang kita sering menyepelekan waktu, kita hanya duduk merenung dan melihat bahwa waktu terus berjalan setiap harinya.

Ada sebagian orang menghabiskan waktunya dengan bekerja dan melakukan aktivitas dan ada sebagian orang menghabiskan waktunya dengan duduk tanpa melakukan apa-apa.

Satu kalimat yang menarik dari definisi waktu yaitu “Waktu adalah Emas”.

Hampir semua orang mengatakan demikian, karena tau bahwa waktu yang sebenarnya adalah emas. Waktu tidak bisa diputar, waktu akan berjalan dan terus berjalan.

Demikianlah dengan kehidupan yang sangat singkat ini, patokan hidup kita adalah waktu. Karena waktu untuk setiap manusia di bumi ini sama yaitu 24 jam.

Apa yang terjadi sangat urgent dengan cara kita menyikapi waktu ini.

Kesedihan, kesenangan, kebahagiaan ,kesakitan, kebosanan dan menunggu adalah salah satu definisi kehidupan waktu bagi manusia.

Secara singkat kita bisa mengetahui definisi waktu dalam kehidupan ini:

1. Lambat
Waktu akan terasa lambat jika kita sedang menunggu. Sering terjadi dalam sebuah pertemuan yang menuntut kita untuk menunggu atau seringkali kita mengalaminya. Dalam kehidupan kita akan merasa bahwa waktu akan berjalan lambat ketika kita menunggu.

2. Cepat
Waktu akan terasa cepat ketika kita terlambat, sering terjadi dan bahkan kita mengalaminya. Waktu ini membuat kita terkadang terjerumus dalam sebuah kejadian yang tidak terduga bila kita lengah menghadapinya.

3. Mematikan
Waktu akan menjadi senjata yang berbahaya jika kita terlalu berlarut dalam kesedihan. Kita tidak mengetahui apa yang terjadi dibalik kesedihan jika kita tetap diam dan meratapinya. Keluar dari ini zona ini, maka kita akan menemukan solusi dari kesedihan ini.

4.Pendek
Waktu akan terasa singkat atau pendek jika kita terlalu bahagia. Membingungkan ternyata jika kita selalu dalam kesenangan. Tanpa kita sadari waktu ini terasa pendek. Berhati-hatilah dalam menyikapi waktu ini.

5.Tak berujung
Waktu akan terasa tak berujung jika kita sedang mengalami sakit. Sakit merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh semua manusia. Saking tak berujungnya waktu ini kita kadang cenderung menyesali akan kehidupan yang terjadi.

6.Panjang
Waktu akan terasa panjang jika kita bosan. Sering terjadi dalm kehidupan ini, jika kita merasa bosan pada suatu tempat, Kita akan merasakan waktu yang begitu panjang. Hal ini seringkali terjadi dan hampir semua dari kita mengalaminya.

Waktu akan memberikan yang terbaik jika kita tau mengatur dan memanejemennya.

Waktu terus berjalan dan berganti hari, minggu,bulan dan tahun.

Kita hanya bisa mengulangnya, tapi kita tidak bisa memutar waktu ini untuk kembali memikirkan jika kita ingin melakukan sesuatu.

Kata terakhir yang selalu berkata pesimis yaitu “andai waktu bisa di putar kembali, maka saya akan memilih apa yang hendak saya tuju”.

Tetaplah optimis dan tanamkan dalam benak pikiran kita bahwa sesuatu yang terjadi adalah hasil yang kita tempuh dari sebuah pilihan yang kita anggap tepat. Gunakan waktu sebaik mungkin.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Yayasan Permata Kasih Sejati, Welem M. Lingu, saat diwawancarai Lintas Sumba, usai pelantikan Kepala SMTK Tambolaka (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Lantik Kepala SMTK Tambolaka, Ketua Yayasan Tegaskan Komitmen Pendidikan Berbasis Iman

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ester Dapa Leba resmi dilantik sebagai Kepala Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Tambolaka. Pelantikan berlangsung di Aula SMTK Tambolaka, Weekokora, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Jumat, 6 Juni 2025. Ester memimpin kembali sekolah ini setelah sempat purna tugas beberapa waktu lalu. Pengangkatan dilakukan langsung oleh Yayasan Permata Kasih […]

  • Fatunausus, bekas tambang marmer yang menjadi destinasi wisata alam (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Dari Bekas Tambang Marmer ke Destinasi Wisata Alam, Fatunausus Bikin Takjub

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wisata Alam Fatunausus adalah destinasi menarik yang terletak di kawasan hutan lindung Mutis, Desa Fatukoto, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Lokasi ini dulunya merupakan salah satu dari dua tambang batu marmer yang kini sudah tidak beroperasi. Dengan pemanfaatan bekas tambang ini sebagai objek wisata, Fatunausus menawarkan pesona […]

  • Putri Proklamator sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, ingatkan generasi muda soal kecerdasan buatan (PDI Perjuangan/Lintas Sumba)

    Megawati Ingatkan Generasi Muda Soal Kecerdasan Buatan: Teknologi untuk Kemajuan, Bukan Sebaliknya!

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Generasi muda tidak boleh terlena oleh kemajuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Hal ini ditegaskan Putri Proklamator sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, saat seminar internasional mengenang 70 tahun Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu, 1 November 2025. Megawati mengingatkan bahwa teknologi, termasuk kecerdasan buatan, harus dimanfaatkan […]

  • Kampung Adat Elomata

    Kampung Adat Elomata, Destinasi Wisata Unik, Begini Pola Hidup Warga di Sana

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    LINTAS SUMBA – Namanya Kampung Adat Elomata. Tempat ini menawarkan keindahan wisata budaya yang unik dan memukau. Kampung tersebut berada di Desa Karuni, Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdiri di atas bukit yang tinggi, Kampung Adat Elomata memberikan suasana tenang dengan udara segar dan panorama alam yang luar […]

  • donny kesuma meninggal

    Aktor Donny Kesuma Tutup Usia, Begini Riwayat Sakitnya

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Donny Kesuma, salah satu aktor dan mantan atlet softball, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 19 Maret 2024 malam. Informasikan ini disampaikan oleh rekan artisnya Ferry Maryadi, dalam postingan di akun Instagram pribadinya @kangferrymaryadi. “Semoga husnul khotimah kang Don. Pileuleuyan,” tulis Ferry Maryadi. Sontak unggahan tersebut ditanggapi oleh rekan-rekan artis seperti Raffi Ahmad, Andre Taulany, Tya […]

  • Gambar Ilustrasi. Wanita dan Senja (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pada Senja Itu Kutitipkan Rindu

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kita bagaikan sandhyakala, gurat merah di langit senja. Tidak banyak, namun indah menoreh warna pada kertas langit. Seperti itulah cerita hidup tentangku dan senja. Dalam hidup ini, seringkali apa yang dibayangkan tidak sesuai dengan realita yang terpampang. Realita yang terjadi membuat letusan yang mengagetkan sehingga ada yang ketakutan, kecewa, sedih, dan lain-lain […]

expand_less