Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Terima 206 Permohonan Sengketa Pilkada 2024, Ini Kata MK Soal Jadwal Sidang

Terima 206 Permohonan Sengketa Pilkada 2024, Ini Kata MK Soal Jadwal Sidang

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat 206 permohonan sengketa Pilkada 2024 yang didaftarkan hingga Selasa, 10 Desember 2024 pukul 11.40 WIB.

Permohonan tersebut mencakup sengketa pemilihan di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi, sebagaimana tercatat di laman resmi MK.

Dari total permohonan, sebanyak 166 kasus terkait sengketa pemilihan bupati, 39 kasus pemilihan wali kota, dan satu kasus pemilihan gubernur.

Sengketa pemilihan gubernur ini terkait hasil Pilkada Provinsi Papua Selatan, yang terdaftar pada Senin, 9 Desember 2024 malam. Kasus ini menjadi sengketa tingkat provinsi pertama yang masuk ke MK pada tahun ini.

Untuk tingkat kota, Pilkada Kota Banjarbaru menjadi yang paling banyak disengketakan, dengan empat permohonan yang telah diajukan ke MK. Sementara itu, di tingkat kabupaten, Pilkada Kabupaten Dogiyai, Raja Ampat, dan Halmahera Utara mencatat masing-masing tiga gugatan.

Saat konferensi pers di Gedung MK di Jakarta, pada Senin, 9 Desember 2024, Ketua MK, Suhartoyo, menyatakan bahwa proses pendaftaran sengketa pilkada sejauh ini berjalan lancar.

Menurutnya, pendaftaran maksimal dilakukan tiga hari kerja setelah KPU menetapkan hasil perolehan suara pilkada. Setelah permohonan masuk, pemohon masih memiliki waktu untuk melengkapi atau memperbaiki dokumen sebelum dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK).

“Nanti setelah perbaikan, kemudian akan diregistrasi oleh MK. Setelah diregistrasi, nanti para hakim akan menggelar perkara untuk masing-masing panelnya. Kemudian, nanti menetapkan hari sidangnya,” ujarnya.

Sidang akan dilakukan dengan metode panel yang melibatkan tiga hakim konstitusi di setiap panel. Suhartoyo juga memastikan bahwa tidak ada konflik kepentingan dalam proses ini.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen pengibaran Sang Saka Merah Putih dalam HUT RI Ke-79 di Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    HUT RI Ke-79 di Sumba Barat Daya: dr. Kornelius Kodi Mete Ajak Bersinergi Melawan Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pada hari ini, masyarakat Sumba Barat Daya merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 dengan penuh semangat dan khidmat. Upacara proklamasi kemerdekaan diadakan di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Desa Kadipada, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete sebagai inspektur upacara […]

  • Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Leonitius Melianus Rinus Kaka, saat membacakan Pendapat Akhir Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna XX Masa Sidang II DPRD SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    PAN SBD Soroti RPJMD hingga Wilayah Gelap yang Belum Teraliri Listrik

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Fraksi PAN DPRD Sumba Barat Daya (SBD) menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Pernyataan itu disampaikan dalam pendapat akhir fraksi saat Rapat Paripurna XX Masa Sidang II DPRD SBD, pada Selasa, 12 Agustus 2025. Fraksi PAN menyebut RPJMD sebagai “buku suci” pembangunan daerah yang wajib menjadi pedoman semua program dan […]

  • Ternak babi yang sakit karena virus ASF (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Mengapa ASF pada Babi Menyebar dengan Cepat? Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – African Swine Fever (ASF) adalah penyakit viral yang sangat berbahaya bagi babi. Penyakit ini dapat menyebabkan tingkat kematian tinggi dan sulit dikendalikan karena belum ada vaksin atau obat yang efektif. Penyebarannya yang cepat membuat ASF menjadi ancaman besar bagi peternakan babi, terutama di wilayah dengan biosekuriti rendah. Lalu, apa saja faktor utama […]

  • Gebyar PAUD Kabupaten Sumba Barat Tahun 2024 (@Prokopim Sumba Barat/Facebook/Lintas Sumba)

    Resmi Buka Gebyar PAUD 2024, Bupati Sumba Barat: Anak adalah Aset Berharga

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Kabupaten Sumba Barat Tahun 2024 resmi dibuka. Didampingi oleh Sekretaris Daerah beserta Kepala Perangkat Daerah/Unit Kerja, Bupati Yohanis Dade membuka acara tersebut di Lapangan Manda Elu, Kota Waikabubak, pada Jumat, 12 Juli 2024. Gebyar PAUD ini digagas oleh Kelompok Kerja (POKJA) Bunda Pendidikan Anak […]

  • Gedung Pemerintahan, Gedung DPRD Makassar yang dibakar demonstran, korban anarkis, Malam mencekam di Jakarta(Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Malam Mencekam, Ini Deretan Fasilitas Publik yang Dibakar Massa Anarkis

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Malam Jakarta berubah mencekam akibat demonstrasi berujung anarkis. Sejumlah fasilitas publik, kantor pemerintahan, dan pos polisi menjadi sasaran perusakan. Peristiwa itu terjadi, pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam. Sebaran kerusakan mencolok di Jakarta dan beberapa daerah lain di Indonesia. Sejumlah halte Bus Rapid Transit (BRT) hangus dibakar. Lokasi yang terbakar antara lain […]

  • Kiri ke Kanan: Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Bantah Isu Provokatif, Ansy Lema: Prabowo Subianto Tak Boleh Dikerdilkan untuk Kepentingan Politik

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Beredar isu bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak akan memberikan dukungan kepada Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jika Yohanis Fransiskus Lema, terpilih menjadi gubernur NTT karena perbedaan partai politik. Namun, sosok yang akrab disapa Ansy Lema itu dengan tegas membantah isu tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @ansy.lema, pada Jumat, 11 […]

expand_less