Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jawab Isu Ketidakkompakan, Yusuf Bora Tegaskan Soliditas Perindo SBD

Jawab Isu Ketidakkompakan, Yusuf Bora Tegaskan Soliditas Perindo SBD

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Ketua DPD Perindo Sumba Barat Daya (SBD), Yusuf Bora, menegaskan bahwa partainya tetap solid.

Isu liar soal ketidakkompakan dianggapnya tidak berdasar.

Pernyataan itu disampaikan Yusuf Bora saat seminar dan pendidikan politik Perindo di Kawona Beach Club, Desa Kadi Pada, Kota Tambolaka, pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Menurutnya, Perindo SBD justru memiliki kekuatan besar melalui lima anggota DPRD yang solid memperjuangkan aspirasi rakyat di parlemen daerah.

“Walaupun di luar sana banyak orang yang menyebut Partai Perindo itu kurang kompak, ya itulah aset luar biasa kami. Kami tetap solid,” tegasnya.

Ia menambahkan, kekompakan tersebut dibuktikan dengan konsistensi anggota DPRD Perindo dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat SBD di ruang sidang.

Selain itu, Yusuf Bora juga menegaskan bahwa partainya telah menyiapkan struktur pengurus hingga ke tingkat desa. Penguatan organisasi dinilai penting untuk menghadapi tahun politik.

Ia menyebut pembentukan DPC, ranting, hingga Pemuda Perindo menjadi agenda prioritas. Upaya itu diyakini mampu memperkokoh basis partai di akar rumput.

Menurut Yusuf Bora, politik transformasi menjadi arah gerakan Perindo. Perubahan berkelanjutan disebut sebagai modal penting menghadapi Pemilu 2029 dan seterusnya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CV Robinson Siap Gugat Bank NTT di Meja Hujau. Sengketa akad kredit dalam program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) tahun 2023. Prof. Dr. Dr. Henry Indraguna.

    Mediasi Rp8,2 Miliar Gagal, CV Robinson Siap Gugat Bank NTT di Meja Hijau!

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sengketa terkait akad kredit dalam program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) tahun 2023 antara Bank NTT dan CV Robinson terus berlanjut. Empat kali sidang mediasi gagal akibat ketidakhadiran perwakilan Bank NTT pusat. Sidang mediasi kelima yang akhirnya dihadiri oleh pihak bank pun berakhir buntu (deadlock). Mediasi terakhir itu dilaksanakan di Pengadilan Negeri […]

  • GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

    GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kobus Tena
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA.COM – Wakil Ketua II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Yus Bora, menanggapi aspirasi massa aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang SBD terkait persoalan tambang pasir di Kabupaten Sumba Barat Daya saat aksi yang digelar di depan Kantor DPRD SBD, Rabu (17/6/2026). Menurut Yus Bora, DPRD telah menyampaikan persoalan pasir kepada pemerintah daerah. […]

  • Potret salah satu gedung dinas di Pemda Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Cermin Boroknya Integritas, Oknum Kadis di Sumba Barat Daya Diduga Pungli Kades

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kabar mengejutkan kembali mengguncang masyarakat Sumba Barat Daya. Bagaimana tidak? Salah satu oknum pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diduga melakukan aksi tidak terpuji, yakni pungutan liar (pungli) terhadap kepala desa terkait pencairan dana desa. Tuduhan ini, jika terbukti benar, akan menjadi tamparan keras bagi kredibilitas pemerintahan daerah. Mengutip dari salah satu kepala […]

  • Gandeng UNMARIS, SDK Marsudirini Tambolaka Gelar Workshop Inovasi Teknologi dan Ekologi

    Gandeng UNMARIS, SDK Marsudirini Tambolaka Gelar Workshop Inovasi Teknologi dan Ekologi

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap teknologi sekaligus sadar lingkungan, SDK Marsudirini Tambolaka sukses menggelar workshop bertajuk “Dari Kelas ke Lingkungan: Inovasi Deep Learning, AI, dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan” pada Rabu (18/03/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi intensif ini menghadirkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dari […]

  • Harga Biji Kakao, Biji Kakao yang sudah kering dan siap dijual/didistribusi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Produksi Turun, Permintaan Naik: Harga Biji Kakao Melambung

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi (HR) biji kakao untuk Februari 2025 sebesar 11.102,84 dolar Amerika Serikat (AS) per metrik ton (MT). Angka ini mengalami kenaikan sebesar 553,25 dolar AS atau 5,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini berdampak pada meningkatnya Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao menjadi 10.600 dolar AS per […]

  • Asisten I Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Christofel Horo, bersama beberapa jajaran pemerintah, saat menghadiri RDP bersama Komisi III DPRD Kabupaten SBD terkait polemik PPPK (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pemerintah SBD Tegas Sikapi Polemik PPPK, Audit Dimulai untuk Jawab Kecurigaan Publik

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Bahas polemik PPPK, Rapat Dengar Pendapat (RDP) kembali digelar di DPRD Sumba Barat Daya (SBD), pada Selasa, 3 Juni 2025. Sorotan publik tertuju pada peserta PPPK yang diduga mendapat rekomendasi meski belum lama bekerja di pemerintahan. Isu lain menyebut ada peserta berlatar profesi tukang sayur, namun tetap menerima surat rekomendasi dari instansi. […]

expand_less