Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Program 100 Hari Gubernur: Empat Hari Digembleng, Peserta Inkubator Bisnis Kantongi Sertifikat

Program 100 Hari Gubernur: Empat Hari Digembleng, Peserta Inkubator Bisnis Kantongi Sertifikat

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pelatihan Inkubator Bisnis untuk pemuda se-Sumba resmi ditutup Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla.

Bupati hadir mewakili Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam penutupan kegiatan tersebut.

Pelatihan ini digelar selama empat hari di Hotel Sinar Tambolaka, Kabupaten SBD, pada Selasa – Jumat, 10–13 Juni 2025.

Sebanyak 50 pemuda berusia 16 – 30 tahun dari empat kabupaten di Sumba terlibat dalam program tersebut.

Mereka dilatih menyusun rencana bisnis dan membentuk kelompok usaha mandiri berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang kewirausahaan dan teknologi, seperti Dr. Andarias Siwa Wunu Langga, Dr. Hendrik Toda, Toni A. Dima, dan Innosensius Umbu Nono.

Dalam sambutan tertulis Gubernur NTT yang dibacakan oleh Bupati, disampaikan bahwa inkubator bisnis ini adalah langkah nyata untuk mencetak generasi muda yang mandiri, kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

“Saya berharap para peserta menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja,” ujar Bupati mengutip sambutan gubernur.

Gubernur juga menekankan pentingnya kelanjutan program melalui pendampingan, akses pasar, dan dukungan pembiayaan secara berkelanjutan.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panitia Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD Partai Demokrat sedang memeriksa berkas pendaftaran Ratu Ngadu Bonu Wulla yang diserahkan oleh Sekretaris DPD NasDem SBD Thomas Tanggu Dendo bersama pengurus (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Daftar Ratu Wulla ke Partai Demokrat Sebagai Bakal Calon Bupati SBD, Thomas Tanggu Dendo Sentil Masalah Kontroversi

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dalam perhelatan Pilkada 2024, Sumba Barat Daya (SBD) tengah memasuki babak baru dengan munculnya figur politik wanita yang mencuri perhatian, yakni Ratu Ngadu Bonu Wulla. Anggota DPRD RI dari Dapil NTT 2 itu secara resmi diusung Partai NasDem sebagai Bakal Calon Bupati SBD untuk periode 2024-2029. Langkah ini disertai dengan pengajuan berkas […]

  • Anggota DPR RI Ratu Wulla Talu (RWT) bersama BPOM di Kupang lakukan sosialisasi dalam bentuk KIE Obat dan Makanan Bersama Tokoh Masyarakat (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Sosialisasi Bersama BPOM di Kadekap, Ratu Wulla Talu Tekankan 3 Fungsi Utama Anggota DPR

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kupang melakukan sosialisasi dalam bentuk Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan Bersama Tokoh Masyarakat. Kegiatan ini tepatnya dilaksanakan di Desa Kalembu Kaha, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 05 April 2024. Sosialisasi kesehatan itu dihadiri […]

  • Rapat Bamus DPRD Sumba Barat Daya (SBD) dan Pemerintah SBD, pada Selasa, 2 Sepetember 2025 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Krisis Pasir Laut Disorot DPRD SBD, Bupati: Kalau Bisa Masyarakat Bersabar Sedikit!

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumba Barat Daya (SBD) serius menyoroti kelangkaan pasir laut yang kini menghambat pembangunan masyarakat. Rapat ini berlangsung di Gedung DPRD SBD, pada Selasa, 2 September 2025. Pantauan Lintassumba.com, hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan dan Anggota Bamus DPRD SBD, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla, Pj Sekda SBD, serta […]

  • Anggota Komisi I DPRD SBD dan Fraksi PDI Perjuangan NTT, Antonius Landi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Politisi PDI Perjuangan Antonius Landi Tolak Keras Rencana Merumahkan 9.000 PPPK di NTT

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Rencana merumahkan sekitar 9.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai penolakan keras dari anggota DPRD Provinsi NTT, Antonius Landi. Opsi pemutusan kontrak PPPK tersebut, menurutnya, tidak boleh dijadikan jalan pintas untuk memenuhi ambang batas belanja pegawai sebesar 30 persen. “Ingat! PPPK bukan sekadar angka dalam postur […]

  • Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor Urut 2, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni) (TIM/Lintas Sumba)

    Kredibilitas Survei Melki-Johni Dipertanyakan, Opini Publik Dikhawatirkan Tersesat

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Di tengah masa kampanye Pilkada 2024 berjalan, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena dan Jonni Asadoma, harus menghadapi kritik tajam. Tentu saja, kritik ini timbul karena penggunaan hasil survei dari lembaga yang tidak menjadi anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI), sehingga menimbulkan keraguan […]

  • Gambar Ilustrasi. Dua anak sedang belajar bersama, Korban Mafia Pendidikan (Pixabay/JS/Lintas Sumba)

    Mafia Pendidikan Dibalik Dana BOS: Merugikan Masa Depan Generasi Muda SBD

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Berantas mafia pendidikan yang terkait dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan langkah yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Mafia pendidikan ini merugikan banyak pihak, terutama para siswa dan masyarakat luas. Penyalahgunaan dana BOS bukan hanya merugikan keuangan negara, […]

expand_less