Bupati SBD Pimpin Rapat Evaluasi Kelangkaan BBM, Tegaskan Pengawasan dan Sanksi
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, didampingi Pj. Sekda dan Kabag Ekonomi SBD, pimpin rapat evaluasi terkait kelangkaan BBM (Kominfo SBD/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menggelar rapat evaluasi menyusul kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu keresahan masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Bupati SBD, Kadula, Kota Tambolaka, pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, didampingi Pj Sekda dan Kabag Ekonomi SBD.
Forum ini diikuti Polres SBD, Brimob Batalyon C Pelopor, Kodim 1629, Samsat, pengelola SPBU, pimpinan OPD, dan sejumlah undangan lainnya.
Kelangkaan BBM selama beberapa minggu terakhir dinilai mengganggu aktivitas ekonomi, menaikkan harga, menimbulkan keresahan sosial, hingga berpotensi memicu konflik terbuka.
Bupati menegaskan, distribusi BBM harus tepat sasaran. Masyarakat berhak wajib mendapat jatah sesuai ketentuan, bukan dialihkan ke pengecer.
Pengawasan terpadu juga diperketat. Operasi lapangan digelar, termasuk penindakan pelanggaran lalu lintas bagi kendaraan tanpa kelengkapan resmi atau tangki modifikasi.
Pembatasan pengisian diberlakukan untuk kendaraan roda dua dan empat. Selain itu, penerapan barcode serta pemasangan CCTV diwajibkan di seluruh SPBU.
Pemerintah memastikan sosialisasi masif dilakukan, menyasar masyarakat umum maupun pengelola SPBU agar distribusi berjalan transparan dan sesuai aturan berlaku.
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar