Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

GMNI SBD Sorot pembangunan KDMP, Wakil Ketua II DPRD SBD: Yus Bora Kami Akan Rapat dengan Pemerintah Terkait Tindakan Penggunaan Pasir Laut yang Tidak Sesuai Aturan

  • account_circle Kobus Tena
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA.COM – Wakil Ketua II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Yus Bora, menanggapi aspirasi massa aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang SBD terkait persoalan tambang pasir di Kabupaten Sumba Barat Daya saat aksi yang digelar di depan Kantor DPRD SBD, Rabu (17/6/2026).

Menurut Yus Bora, DPRD telah menyampaikan persoalan pasir kepada pemerintah daerah. Namun, kewenangan pengambilan keputusan berada pada pemerintah daerah melalui kebijakan atau diskresi kepala daerah.

“Persoalan pasir ini sudah kami sampaikan kepada pemerintah. Yang punya regulasi dan pengambil keputusan terkait hal itu adalah pemerintah. Diskresi adalah kebijakan yang diambil oleh bupati sehingga DPRD tidak bisa mengambil keputusan tersebut, tetapi kami terus memberikan masukan kepada pemerintah untuk melihat solusi,” kata Yus Bora.

Ia menjelaskan bahwa DPRD juga telah melakukan konsultasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terkait keberadaan lokasi penambangan pasir di Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Kami berkonsultasi di provinsi terkait pasir, apakah di daerah kami ada tempat penambangan pasir. Dari provinsi meminta RTRW, dan kami juga sudah bertanya ke dinas terkait. Terkait RTRW penambangan pasir, Kabupaten Sumba Barat Daya tidak mempunyai RTRW penambangan pasir laut,” ujarnya.

Karena itu, DPRD terus meminta pemerintah daerah untuk mencari solusi atas persoalan tersebut. Yus Bora juga menyinggung penyampaian Bupati SBD terkait rencana pemasukan pasir kali dari Kupang.

“Kemarin saat upacara, bupati sudah menyampaikan bahwa sudah ada MoU dan kontrak untuk pemasukan pasir kali dari Kupang. Namun sampai saat ini belum ada kelanjutannya. Itu menjadi catatan bagi kami,” katanya.

Ia menegaskan DPRD akan segera menggelar rapat dengar pendapat bersama pemerintah daerah dan dinas terkait untuk membahas persoalan tersebut.

Selain itu, DPRD juga akan mencermati penggunaan pasir laut dalam pembangunan KDMP yang menjadi perhatian masyarakat.

“Terkait pembangunan KDMP yang menggunakan pasir laut, tentunya ini juga menjadi catatan. Kami akan melakukan rapat dengan pemerintah untuk bertemu dengan pihak-pihak yang melaksanakan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Yus Bora mengapresiasi GMNI Cabang SBD yang terus menyuarakan persoalan daerah.

“Terima kasih adik-adik mahasiswa yang terus memperjuangkan apa yang menjadi masalah di Kabupaten Sumba Barat Daya. Perlu diketahui bahwa kami dari DPRD juga tidak tinggal diam,” tutup Yus Bora.***

  • Penulis: Kobus Tena
  • Editor: Kobus Tena

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi. Seorang wanita sedang merokok menggunakan rokok dari daun keladi atau talas (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Cek Fakta: Rokok Daun Talas Diklaim Lebih Aman dari Tembakau, Benarkah?

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tren rokok dari daun keladi atau talas mulai muncul sebagai pengganti tembakau yang dianggap lebih berisiko. Di Sumba dan beberapa daerah lain, daun talas mulai menggantikan tembakau sebagai bahan dasar rokok alternatif. Daun talas yang telah dikeringkan dan dicacah menyerupai tembakau, lalu dilinting atau dikemas seperti rokok biasa. Namun, anggapan bahwa rokok […]

  • Gambar Ilustrasi. Mantan Kades Mareda Wuni di Sumba Barat Daya yang menjadi korban dihantam parang secara brutal oleh pelaku, dengan miras di atas bale-bale (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Dibakar Emosi dan Miras, Tragedi Berdarah Guncang Sumba Barat Daya

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Insiden penganiayaan berat yang berujung maut mengguncang Sumba Barat Daya (SBD). Pembunuhan sadis itu terjadi di Kampung Wanno Kalla, Desa Mareda Wunni, Kecamatan Wewewa Tengah, pada Jumat, 11 April 2025 sekitar pukul 14.00 WITA. Korban, Vitalis Goko Rato (45), yang juga mantan Kepala Desa Mareda Wunni, meregang nyawa di lokasi kejadian. Ia […]

  • Mewujudkan Pendidikan Berkualitas bagi Generasi di Muda Sumba

    Mewujudkan Pendidikan Berkualitas bagi Generasi di Muda Sumba

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle Erlan Dedu Ngara
    • 0Komentar

    Oleh: Erlan Dedu Ngara Nim : 151012302009 Kampus: unika weetabula   LINTAS SUMBA.COM – Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara dan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Namun, realitas pendidikan di berbagai daerah di Indonesia […]

  • Kalah Pemilu

    Tips Mengatasi Sakit Hati Usai Gagal dalam Pemilihan Umum

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Partisipasi dalam pemilihan umum, terutama sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), adalah pengalaman yang penuh tantangan dan emosional. Namun, tidak semua perjalanan politik berakhir dengan kemenangan. Mengalami kegagalan atau kalah dalam nyaleg DPR bisa menjadi pengalaman yang sangat mengecewakan dan menimbulkan sakit hati yang mendalam. Berikut adalah beberapa tips rangkuman lintassumba.com, […]

  • Anggota Komisi I DPRD SBD dan Fraksi PDI Perjuangan NTT, Antonius Landi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Politisi PDI Perjuangan Antonius Landi Tolak Keras Rencana Merumahkan 9.000 PPPK di NTT

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Rencana merumahkan sekitar 9.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai penolakan keras dari anggota DPRD Provinsi NTT, Antonius Landi. Opsi pemutusan kontrak PPPK tersebut, menurutnya, tidak boleh dijadikan jalan pintas untuk memenuhi ambang batas belanja pegawai sebesar 30 persen. “Ingat! PPPK bukan sekadar angka dalam postur […]

  • Sebanyak 11 orang jamaah haji tiba dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah (@Prokopim Sumba Barat/Facebook/Lintas Sumba)

    11 Orang Jamaah Haji Tiba dengan Selamat di Sumba Barat

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumba Barat Yeremia Ndapa Doda, menyambut kedatangan para jamaah haji dari Kabupaten Sumba Barat untuk musim haji tahun 2024. Acara penyambutan ini berlangsung khidmat di Mesjid Agung Al-Azhar Waikabubak, pada Selasa, 16 Juli 2024. Sebanyak 11 orang jamaah haji tiba dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di tanah […]

expand_less