Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Mediasi Dugaan Pencemaran Nama Baik di Polres Sumba Barat Gagal, Pelapor Pilih Lanjut ke Jalur Hukum

Mediasi Dugaan Pencemaran Nama Baik di Polres Sumba Barat Gagal, Pelapor Pilih Lanjut ke Jalur Hukum

  • account_circle Kobus Tena
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA Upaya mediasi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang ditangani Polres Sumba Barat berakhir tanpa kesepakatan. Pelapor memilih melanjutkan proses hukum karena menilai unggahan di media sosial telah mencemarkan nama baik Umbu Anse Turajani dan kehormatan keluarga besar Suku Muritanah.

Laporan itu berawal dari unggahan akun Facebook Charles Bily pada 18 Mei 2026. Berdasarkan laporan yang diterima penyidik, unggahan tersebut memuat tuduhan bahwa Umbu Anse Turajani bersama keluarga besar Suku Muritanah melakukan manipulasi tapal batas. Unggahan itu juga menyebut administrasi desa dijadikan “senjata” serta menggunakan penyebutan “Umbu Anse cs” dan “Utus Knytus kelompoknya”.

Pelapor menilai narasi tersebut telah mencemarkan nama baik Umbu Anse Turajani beserta keluarga besarnya. Menurut pelapor, unggahan itu sempat dilihat oleh tiga saksi, yakni Marta Woli, Eman Jurumana, dan Johan Liawat. Meski dihapus beberapa menit kemudian, keluarga mengaku telah menyimpan tangkapan layar unggahan tersebut sebagai barang bukti.

Merasa dirugikan, Umbu Anse Turajani bersama tiga saksi kemudian melaporkan perkara tersebut ke Polres Sumba Barat. Penyidik selanjutnya menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada pelapor.

Dalam proses penyelidikan, penyidik mempertemukan pelapor dan terlapor dalam mediasi pada Senin, 27 Juli 2026. Namun, upaya penyelesaian itu tidak membuahkan kesepakatan.

Mewakili keluarga besar Suku Muritanah, Mikael Konda Marah mengatakan pihaknya menolak penyelesaian damai karena perkara tersebut dinilai tidak lagi sebatas unggahan di media sosial, tetapi telah menyangkut kehormatan keluarga.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Nama baik Umbu Anse Turajani dan keluarga besar Suku Muritanah sudah dirugikan sehingga biarlah penyidik bekerja berdasarkan hukum yang berlaku,” kata Mikael.

Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa belum memberikan tanggapan mengenai substansi perkara tersebut. Saat dihubungi LintasSumba.com melalui sambungan telepon pada Senin, 27 Juli 2026, ia mengatakan sedang mengikuti kegiatan di Polda Nusa Tenggara Timur.

“Saya masih ada kegiatan di Polda, nanti kita ketemu,” ujar Yohanis.

Hingga berita ini diterbitkan, LintasSumba.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terlapor untuk memberikan kesempatan menyampaikan penjelasan atas laporan tersebut. Perkara dugaan pencemaran nama baik itu masih dalam penanganan penyidik Polres Sumba Barat.***

  • Penulis: Kobus Tena
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, saat menghadiri debat publik perdana (Tangkap layar YouTube KPU NTT/Lintas Sumba)

    Tegaskan NTT Bersih Melayani, Ansy dan Jane Soroti Transformasi Birokrasi

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Debat publik perdana calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berlangsung di Millenium Ballroom, Kota Kupang, pada Rabu, 23 Oktober 2024. Visi NTT Bangkit Melejit, Berdaya Saing dan Berkelanjutan, dipaparkan oleh pasangan calon Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) dan Jane Natalia Suryanto. Dalam debat terbuka perdana yang mengusung tema […]

  • Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

    Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sumba, selain memiliki daya tarik alam yang menakjubkan, juga memiliki pesona wisata budaya yang sangat menarik, contohnya adalah event Pasola. Menurut kisah masa lalu, upacara ini aslinya berasal dari kata hola (sola) yang merujuk pada material kayu yang digunakan dalam lembing. Dalam tradisi adat Sumba yang disebut Pasola ini, terdapat sebuah tradisi […]

  • Ketua DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Rudolf Radu Holo, saat ditemui Lintassumba.com usai upacara HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Galatama, Tambolaka, pada Minggu, 17 Agustus 2025 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Dirgahayu RI ke-80, Ketua DPRD SBD: Semua Kepentingan Rakyat akan Kami Dukung!

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ketua DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Rudolf Radu Holo, menegaskan komitmen lembaganya mendukung agenda pembangunan yang berpihak pada rakyat. Pernyataan itu disampaikan Rudolf saat ditemui Lintassumba.com usai upacara HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Galatama, Tambolaka, pada Minggu, 17 Agustus 2025. Ia menilai, kemerdekaan sejatinya harus dimaknai dengan kerja nyata, terutama dalam […]

  • Gambar Ilustrasi. Situasi di mana Kepala Sekolah mendapat sorotan sementara yayasan yang bertanggung jawab atas pengelolaan Dana BOS berada di bayang-bayang (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Jadi Kambing Hitam dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS? Kepala Sekolah Lingkup Yatutim Harus Tau Hal Ini

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang melibatkan sekolah-sekolah di Yayasan Tunas Timur (Yatutim) menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, isu adanya upaya untuk menimpakan seluruh tanggung jawab kepada Kepala Sekolah kian menguat. “Masa kepala dinas yang kelola, bupati yang disalahkan?” ungkap Ketua Yatutim Dr. Soleman Lende Dappa, memberikan perumpamaan kepada […]

  • Patung Yesus di Taman Wisata Religi Gollu Potto, Sumba Barat (Johan Sogara/Lintas Sumba )

    Menelusuri Keindahan Taman Wisata Religi Gollu Potto di Sumba Barat

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dikenal sebagai taman doa dan taman wisata religi bagi Umat Kristiani, Gollu Potto menawarkan pengalaman spiritual yang unik dan menyegarkan. Taman ini dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan mulai beroperasi pada Agustus 2020 setelah proses pembangunan yang dimulai sekitar tahun 2018. Terletak di atas bukit di Gollu Potto, Kelurahan Soba Wawi, […]

  • Visitasi akreditasi SDN Kandelu Kutura oleh Tim Asesor BAN PDM

    Dua Hari Visitasi, Tim Asesor BAN PDM Tuntaskan Penilaian di SDN Kandelu Kutura

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – SDN Kandelu Kutura, Wewewa Barat, baru saja menyelesaikan visitasi akreditasi oleh Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN PDM). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk menilai mutu sekolah dan memastikan kesesuaian antara dokumen yang diunggah di Sispena dengan kondisi di lapangan. […]

expand_less