Ajang Manyala Kaka Mengguncang Manggarai, Milenial dan Gen Z Unjuk Gigi
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Jane Natalia Suryanto, saat memberikan sambutan dalam ajang lomba tari "Manyala Kaka" di Ruteng (TIM/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Ribuan pasang mata di GOR Pemuda, Ruteng, tertuju pada panggung megah yang menjadi saksi kebangkitan semangat generasi muda Manggarai dalam ajang lomba tari “Manyala Kaka”.
Acara yang digelar pada Minggu, 8 September 2024 ini menjadi platform bagi milenial dan Gen Z Manggarai untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui seni tari.
Giat yang dihadiri ribuan penonton dari berbagai wilayah Manggarai Raya itu tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menampilkan bakat luar biasa dari para peserta.
Sorakan dan tepuk tangan dari penonton tak henti-hentinya menggema, menunjukkan antusiasme yang luar biasa sepanjang perlombaan.
Heribertus Philipus Nerius Baben, Ketua Panitia, mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi tinggi dari generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, karena ini adalah momen penting bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat mereka,” ujarnya.
Bakat yang Mencerahkan Generasi
Lomba tari “Manyala Kaka” menjadi ajang pertama di Manggarai yang memberikan ruang bagi anak muda untuk mengeksplorasi potensi mereka dalam bidang seni.
Dengan hadiah utama Rp20 juta untuk juara pertama, Rp15 juta untuk juara kedua, dan Rp10 juta untuk juara ketiga, acara ini memberikan insentif besar bagi para peserta. Selain itu, para finalis juga menerima uang pembinaan sebesar Rp1 juta.
Ernima Ilam Nirta, salah satu peserta dari Tim Force Family, menyampaikan rasa syukurnya dapat berpartisipasi dalam lomba ini.
“Kami berterima kasih kepada Kaka Ansy Lema dan Kaka Jane Natalia Suryanto atas dukungannya. Ini adalah impian yang terwujud bagi kami,” ujar Ernima.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar