Belanja Dipangkas, Prioritas Diubah: Begini Wajah Baru APBD SBD 2025
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat menyampaikan Ranperda Perubahan APBD 2025 dalam sidang paripurna ke-10 DPRD SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Instruksi ini diperkuat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 yang mengubah alokasi transfer ke daerah secara signifikan.
Pemerintah pusat juga mengeluarkan SE Mendagri Nomor 900/833/SJ yang memerintahkan efisiensi dari belanja seremonial hingga perjalanan dinas.
Fokus belanja daerah kini diarahkan ke pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sanitasi, cadangan pangan dan pengendalian inflasi harga pangan.
Selain itu, Ranperda ini memuat hasil desk Dana Alokasi Khusus Fisik dan Non Fisik antara OPD dan kementerian terkait untuk tahun 2025.
Perubahan juga mengakomodasi pemanfaatan SiLPA tahun sebelumnya yang digunakan untuk pembiayaan belanja prioritas daerah tahun berjalan.
Beberapa fokus utama belanja di antaranya adalah pembayaran utang pihak ketiga sesuai temuan BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2024.
Pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk ASN PPPK paruh waktu dan program prioritas sesuai visi misi kepala daerah saat ini.
Koperasi Merah Putih turut masuk dalam prioritas anggaran dengan pendampingan bagi 875 pengurus koperasi di 173 desa dan dua kelurahan.
Pemerintah SBD juga menambah alokasi Jaminan Kesehatan Daerah guna memperluas perlindungan bagi masyarakat rentan.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar