Direntet Pemberitaan, PPK di SBD Mengaku Tertekan Secara Psikologis
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi. PPK SBD yang merasa terganggu dengan pemberitaan (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pencairan tahap III, yang merupakan bagian akhir dari anggaran, dijadwalkan baru akan dilakukan pada Januari 2025.
“Tahapan yang berjalan sekarangan ini adalah bahwa mereka belum pada proses menyelesaikan pekerjaan. Masih ada PR yang mereka lakukan,” katanya.
Sementara itu, proyek ini seharusnya rampung pada Desember 2024. Namun, hingga kini, pekerjaan di lapangan masih jauh dari harapan, sehingga mengundang kritik.
Bahkan, PPK sendiri mengakui adanya temuan dalam monitoring proyek yang dilakukan.
Ia juga menegaskan telah mencatat berbagai kekurangan untuk ditindaklanjuti oleh Kelompok Tani Tunas Baru sebagai pihak pengelola.
Sementara temuan tersebut, katanya, akan disampaikan ke Inspektorat.
Di tengah polemik ini, pada Kamis, 13 Februari 2025, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten SBD bersama jajarannya, dikabarkan, turun langsung ke lokasi proyek untuk melakukan monitoring.***
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar