Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Kejari Aceh Selatan Eksekusi Cambuk 9 Terpidana Pelanggaran Syariat Islam

Kejari Aceh Selatan Eksekusi Cambuk 9 Terpidana Pelanggaran Syariat Islam

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan melaksanakan eksekusi cambuk terhadap sembilan terpidana yang terbukti melanggar syariat Islam, sesuai dengan putusan Mahkamah Syariah (MS) Tapaktuan.

Pelaksanaan hukuman ini merupakan penegakan atas Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, yang menegaskan pentingnya pelaksanaan syariat Islam di wilayah tersebut.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Selatan, M Alfryandi Hakim, mengungkapkan bahwa hukuman cambuk dilakukan di Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan, tepat setelah shalat Jumat, dan disaksikan oleh khalayak ramai.

“Eksekusi ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” ujar Alfryandi kepada awak media, pada Jumat, 23 Agustus 2024.

Pelaksanaan eksekusi cambuk tersebut melibatkan kerjasama antara berbagai pihak, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kabupaten Aceh Selatan, pihak kepolisian, serta unsur terkait lainnya.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa hukuman dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berjalan dengan lancar.

Dari sembilan terpidana yang dieksekusi, terdapat berbagai kasus pelanggaran syariat Islam, antara lain dua kasus zina, dua kasus maisir atau perjudian, dua kasus ikhtilat atau bermesraan dengan nonmuhrim, serta kasus pemerkosaan terhadap anak, pemerkosaan, dan khalwat atau berduaan dengan lawan jenis nonmuhrim.

Rincian hukuman yang dijatuhkan kepada para terpidana di antaranya adalah FJ yang dijatuhi hukuman 35 kali cambuk, GLS dengan hukuman 10 kali cambuk, Z dengan hukuman 100 kali cambuk, dan F yang dijatuhi hukuman 100 kali cambuk, dengan 30 kali sudah dijalani dan sisanya 70 kali lagi.

Selain itu, DS menjalani 30 kali cambuk, AAP dijatuhi hukuman 175 kali cambuk dengan 25 kali sudah dijalani, serta E dan N masing-masing dijatuhi hukuman 25 kali cambuk.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui PKM, FKM Undana Kupang Beri Pelatihan Kreatif Berbasis Kurikulum Merdeka Bagi Guru PAUD di Amfoang

    Melalui PKM, FKM Undana Kupang Beri Pelatihan Kreatif Berbasis Kurikulum Merdeka Bagi Guru PAUD di Amfoang

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kreativitas bagi guru PAUD di Kecamatan Amfoang Selatan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam dua bentuk yaitu workshop dan pameran kreativitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Giat tersebut dimulai sejak April 2024 dan […]

  • Yayasan Sumba Hospitality disidak tim gabungan yang terdiri dari perwakilan KPK RI, KPP Pratama Waingapu dan Waikabubak, serta pejabat dari Dispenda SBD (Frengky Keban/Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Punya Hotel dan Resto, KPK dan Dispenda SBD Sisir Yayasan Sumba Hospitality Terkait Pajak, Ternyata…

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Yayasan Sumba Hospitality, yang dikenal memiliki Hotel Maringi dan Resto Makan Doeloe di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat sorotan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) SBD. Yayasan Sumba Hospitality disidak oleh tim gabungan yang terdiri dari perwakilan KPK RI, KPP Pratama […]

  • Calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Fraksi Golkar, Melki Laka Lena (@Melki Laka Lena/Facebook/Lintas Sumba)

    Hadapi Pilkada 2024, Melki Laka Lena Ajak Masyarakat NTT Hindari Tiga Hal Ini

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Golkar, Melki Laka Lena, mengajak masyarakat NTT untuk menghadapi Pilkada 2024 dengan semangat yang positif dan penuh kegembiraan. Dalam unggahan di akun Facebook-nya @Melki Laka Lena, pada Selasa, 13 Agustus 2024, Ketua DPD I Golkar NTT itu menekankan pentingnya menjaga suasana politik yang sehat […]

  • Tim Satgas Koops TNI Habema Kogabwilhan III saat mengevakuasi korban serangan brutal KKB. Guru di Papua Dibakar Hidup-Hidup, Yahukimo (@Pusat Penerangan TNI/Facebook/Lintas Sumba)

    Guru di Papua Dibakar Hidup-Hidup oleh KKB: Satu Tewas, Enam Terluka

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali beraksi dengan menyerang dan membakar rumah guru. Peristiwa itu terjadi di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat, 21 Maret 2025. Serangan brutal tersebut mengakibatkan tujuh orang guru harus mengalami nasib yang mengenaskan. Dalam keterangannya yang diterima lintassumba.com, pada Minggu, 23 Maret 2025, Kapendam […]

  • Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Hj. Wury Estu Handayani, saat foto bersama sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Tangkap layar YouTube Sekretariat Presiden/Lintas Sumba)

    Detik-detik Pelantikan Prabowo dan Gibran: Kompak Kenakan Pakaian Adat Betawi

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Presiden terpilih Pemilu 2024, Prabowo Subianto, tiba di Gedung Nusantara, Jakarta, pada Minggu, 20 Oktober 2024 pagi untuk menghadiri acara pelantikan sebagai Presiden RI periode 2024-2029. Pantauan lintassumba.com melalui Chanel YouTube resmi Sekretariat Presiden, Prabowo tiba sekitar pukul 09.00 WIB dengan mengenakan pakaian adat Betawi, berupa jas dengan kain yang melilit pinggang […]

  • Nenek buta jadi tersangka

    Nenek Buta Ini jadi Tersangka Usai Dilaporkan Istri Polisi, Kinerja Oknum Penyidik Disorot

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Seorang nenek buta bernama Bahriyah (61) menjadi viral dan mengguncang jagad maya. Bagaimana tidak, lansia itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan tanah di Polres Pamekasan, Polda Jawa Timur. Kasus tersebut juga dinilai sangat janggal dan terindikasi kuat adanya ketidakberesan dalam proses hukum yang sedang ditangani oleh Pihak Kepolisian Pamekasan. Diketahui, […]

expand_less