Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Dasar Perencanaan Pembangunan Daerah

Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Dasar Perencanaan Pembangunan Daerah

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Kebijakan pembangunan yang efektif memerlukan data yang akurat. Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berupaya memotret kondisi dunia usaha secara menyeluruh sebagai dasar menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan setiap daerah.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung secara nasional sepanjang tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) mendata berbagai jenis usaha di luar sektor pertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan berskala besar, guna memperoleh gambaran terbaru mengenai aktivitas ekonomi di Indonesia.

Informasi yang dihimpun tidak hanya mencatat jumlah pelaku usaha, tetapi juga karakteristik usaha, sebaran kegiatan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, serta potensi pengembangan sektor usaha di masing-masing wilayah. Hasil pendataan tersebut menjadi bahan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih terukur.

Bagi daerah seperti Sumba, keberadaan data ekonomi yang mutakhir dapat membantu pemerintah menentukan prioritas pembangunan.

Program pemberdayaan UMKM, pengembangan pariwisata, peningkatan investasi, hingga perluasan kesempatan kerja diharapkan dapat disusun berdasarkan kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan, bukan sekadar perkiraan.

Pengamat ekonomi menilai kebijakan yang didukung data berkualitas memiliki peluang lebih besar mencapai sasaran. Selain meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, data tersebut juga membantu pemerintah melihat sektor usaha yang berkembang maupun yang masih membutuhkan perhatian.

Karena itu, partisipasi masyarakat dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Semakin lengkap informasi yang diberikan kepada petugas BPS, semakin akurat pula potret kondisi ekonomi yang dapat dijadikan acuan dalam menyusun kebijakan di tingkat nasional maupun daerah.

BPS juga memastikan seluruh data yang diperoleh dari responden dilindungi sesuai ketentuan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Masyarakat juga diimbau menerima petugas sensus yang membawa identitas resmi agar proses pendataan dapat berjalan lancar.***

  • Penulis: Johan Sogara
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NCS Polri dan Personil Polda Aceh lakukan pose bersama usai memberikan arahan pilkada di Gedung Presisi Mapolda Aceh (Istimewa/Lintas Sumba)

    Jelang Pilkada Serentak 2024, NCS Polri Gandeng FKUB Aceh Rawat Kerukunan

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024, Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri gelar audiensi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini digelar guna untuk menjaga suasana pilkada berjalan lancar dan aman serta berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Aceh pada Kamis, 11 […]

  • Gubernur NTT, Melki Laka Lena, didampingi Bupati SBD Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka, dan sejumlah pejabat penting lainnya, saat berkunjung ke Sumba Hospitality Foundation (SHF) (@melkilakalena.official/Instagram/Lintas Sumba)

    Kunjungi SHF, Melki Laka Lena Dapat Pesan Ini dari Generasi Pariwisata Sumba

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sehabis dari Sumba Barat, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Minggu, 6 April 2025. Agenda pertama yang dikunjungi adalah Sumba Hospitality Foundation (SHF) yang berlokasi di Karuni, Kecamatan Loura. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi sejumlah pejabat penting, termasuk Bupati […]

  • Jane Natalia Suyanto dan Ratu Wulla Talu: Jadi Bukti Kesetaraan Gender dalam Panggung Politik

    Jane Natalia Suryanto dan Ratu Wulla Talu: Jadi Bukti Kesetaraan Gender dalam Panggung Politik

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Isu kesetaraan gender bukan lagi sekadar retorika kosong, tetapi sebuah kenyataan yang perlu dihadapi dan diakui. Inisiatif “Mama Bantu Mama, Perempuan Bantu Perempuan” yang diusung oleh Jane Natalia Suryanto adalah salah satu langkah strategis yang mencerminkan bagaimana peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT), sering kali direduksi dalam […]

  • Fraksi PDI Perjuangan saat menyampaikan Pandangan Umum dalam Rapat Paripurna XVII Masa Sidang II (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Terkait Insiden Paripurna, Fraksi PDI Perjuangan Sampaikan Kritik Keras ke Pemda SBD: Sangat Kecewa!

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Fraksi PDI Perjuangan menyoroti lemahnya koordinasi pemerintah dalam pengelolaan sidang dan manajemen pimpinan daerah. Hal ini ditegaskan Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Octvianus Dapa Talu, saat Rapat Paripurna XVII Masa Sidang II digelar di ruang sidang DPRD SBD, pada Jumat, 8 Agustus 2025. Fraksi menilai insiden dalam Paripurna XVI telah mempermalukan pemerintah dan […]

  • Tangkap layar vidio amatir saat siswa/i SMP Negeri 8 Kota Kupang dibawa ke RS Mamami untuk mendapatkan penanganan cepat akibat keracunan MBG (@Eunike Etidena/Facebook/Lintas Sumba)

    Ratusan Siswa di NTT Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ratusan siswa di Sumba Barat Daya (SBD) dan Kota Kupang, NTT, mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Insiden di SBD terjadi pada Rabu, 23 Juli 2025, di tiga sekolah menengah di Kota Tambolaka. Sekolah yang terdampak antara lain SMK Negeri 2 Tambolaka, SMA Negeri 1 Tambolaka, dan SMK Don […]

  • Polres Sumba Barat resmi menetapkan JUA (18) sebagai pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tragis terhadap EY (51).

    Pembunuhan di Sumba Barat: Remaja 18 Tahun Ditetapkan sebagai Pelaku Tunggal

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Polres Sumba Barat resmi menetapkan JUA (18) sebagai pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tragis terhadap EY (51). Aksi bengis itu terjadi di Kampung Kalimbu Kei, Desa Lingu Lango, Kecamatan Tana Righu, pada Tanggal, 24 Januari 2025. Kapolres Sumba Barat AKBP Hendra Dorizen menegaskan bahwa hasil penyidikan mengonfirmasi JUA bertindak sendirian dalam kejahatan […]

expand_less