Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jane Natalia Suryanto dan Ratu Wulla Talu: Jadi Bukti Kesetaraan Gender dalam Panggung Politik

Jane Natalia Suryanto dan Ratu Wulla Talu: Jadi Bukti Kesetaraan Gender dalam Panggung Politik

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Isu kesetaraan gender bukan lagi sekadar retorika kosong, tetapi sebuah kenyataan yang perlu dihadapi dan diakui.

Inisiatif “Mama Bantu Mama, Perempuan Bantu Perempuan” yang diusung oleh Jane Natalia Suryanto adalah salah satu langkah strategis yang mencerminkan bagaimana peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT), sering kali direduksi dalam tatanan patriarki yang mengakar kuat.

Namun, Jane hadir dengan pesan kuat, bahwa perempuan bukanlah sekadar pendukung di balik layar, melainkan pilar yang menopang pembangunan, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas.

Kita sering terjebak dalam pandangan yang meremehkan kontribusi perempuan, seolah apa yang mereka lakukan di dapur atau dalam ruang-ruang privat lainnya tidak signifikan.

Padahal, kesejahteraan dan kemajuan sebuah keluarga, bahkan masyarakat, dimulai dari dapur, tempat di mana perempuan memainkan peran sentral.

Jane memahami ini dengan baik dan menjadikannya dasar dari visinya: bahwa kolaborasi antarperempuan adalah kekuatan transformasi yang nyata.

Keberanian Jane, yang didukung oleh calon gubernur Yohanis Fransiskus Lema, menunjukkan bahwa perempuan tidak lagi meminta untuk diakui.

Mereka hadir dengan keyakinan bahwa kekuatan perempuan dalam setiap tindakan kecil yang sering kali diabaikan adalah mesin perubahan yang selama ini tidak terlihat.

Kesetaraan gender bukanlah soal meminta hak, tetapi soal pengakuan bahwa perempuan telah lama menjadi tulang punggung dalam setiap aspek pembangunan.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Michael Nono, saat ditemui lintassumba.com pada Minggu, 23 Juni 2024 terkait proyek jalan di Desa Totok (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Soal Proyek Jalan di Totok yang Diduga Dikerjakan oleh Alat Berat Bertuliskan BI, Michael Nono: Tidak Punya Rasa Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Michael Nono, salah satu warga Libu Wengo, Desa Totok, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), belakangan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dirinya menjadi menjadi perhatian publik atas sikapnya terhadap proyek pembangunan jalan yang berdampak pada lahan pertanian milik keluarganya. Kontroversi dimulai ketika proyek tersebut mengganggu […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba) 2:46 Play Button

    PART 1: PENDIDIKAN | Pemda SBD Siapkan Beasiswa 1 Anak 1 Miliar?

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Saat menyerahkan bantuan hibah ternak di Desa Kadi Wanno, Kecamatan Wewewa Timur, pada Selasa, 29 Juli 2025, Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, membeberkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) SBD akan memberikan bantuan beasiswa kepada putra/i daerah yang ingin mengambil pendidikan perwira. Bantuan diberikan sebanyak 1 miliar per anak.***

  • Gambar Ilustrasi. Seorang calon kepala daerah dan pebisnis yang berjabat tangan di depan proyek besar (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pebisnis Jadi Bekingan Politik: Kebijakan Proyek, Bukan untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Memilih calon kepala daerah yang memanfaatkan pebisnis sebagai bekingan politik dapat membawa dampak negatif yang serius bagi masyarakat. Fenomena ini sering terjadi ketika mendekati pesta demokrasi, di mana calon kepala daerah tiba-tiba menunjukkan kebaikan dan janji-janji menarik. Namun, di balik janji tersebut, ada bahaya besar jika kepemimpinan mereka diwarnai oleh hubungan erat […]

  • Siswi SMAK Sta. Clara Waimarama Raih Juara 1 FLS3N, Bukti Kualitas Sekolah Usia 4 Tahun

    Siswi SMAK Sta. Clara Waimarama Raih Juara 1 FLS3N, Bukti Kualitas Sekolah Usia 4 Tahun

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Maksi Tena
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMA Katolik (SMAK) Sta. Clara Waimarama. Di usianya yang masih sangat muda, yakni baru berdiri selama empat tahun, sekolah ini berhasil membuktikan kualitasnya dengan mengantarkan salah satu siswinya, Sesilia Inna Mete, meraih gelar Juara 1 Umum tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya dalam bidang Jurnalistik pada ajang Festival […]

  • Kondisi terkini tambang pasir ilegal di Pantai Mananga Aba (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Atasi Keluhan Warga, Pemda SBD akan Keluarkan Surat Edaran Pengambilan Pasir Laut

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat Daya (SBD) tengah mengambil langkah serius dalam menyikapi krisis ketersediaan pasir laut yang belakangan ini menuai keluhan dari masyarakat. Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan bahwa persoalan ini menjadi salah satu isu yang paling banyak disuarakan oleh warga, baik melalui media sosial, pesan pribadi, maupun telepon […]

  • Gambar Ilustrasi. PPK SBD yang merasa terganggu dengan pemberitaan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Direntet Pemberitaan, PPK di SBD Mengaku Tertekan Secara Psikologis

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kini mendapat sorotan tajam. Bagaimana tidak? proyek yang menelan anggaran Rp300 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini dinilai dikerjakan dengan asal-asalan. Beberapa media online pun telah mengangkat isu ini. Membuat beberapa oknum terkait menjadi […]

expand_less