Terkait Insiden Paripurna, Fraksi PDI Perjuangan Sampaikan Kritik Keras ke Pemda SBD: Sangat Kecewa!
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Fraksi PDI Perjuangan saat menyampaikan Pandangan Umum dalam Rapat Paripurna XVII Masa Sidang II (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Fraksi PDI Perjuangan menyoroti lemahnya koordinasi pemerintah dalam pengelolaan sidang dan manajemen pimpinan daerah.
Hal ini ditegaskan Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Octvianus Dapa Talu, saat Rapat Paripurna XVII Masa Sidang II digelar di ruang sidang DPRD SBD, pada Jumat, 8 Agustus 2025.
Fraksi menilai insiden dalam Paripurna XVI telah mempermalukan pemerintah dan mencederai wibawa lembaga legislatif.
Bagian Pemerintahan Setda dianggap tidak mampu menjaga komunikasi antara bupati, wakil bupati, dan DPRD.
Kinerja OPD tersebut dinilai tidak mendukung program kerja kepala daerah sebagaimana semestinya.
Fraksi PDI Perjuangan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap Bagian Pemerintahan dan pemberian sanksi jika terbukti lalai.
“Sebagai partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Fraksi PDI Perjuangan sangat kecewa dengan insiden kemarin,” tegas Octavianus.
Pemerintah diharapkan serius membenahi koordinasi internal demi mencegah insiden serupa di masa sidang mendatang.
Selain itu, fraksi juga menyoroti jadwal kegiatan pimpinan yang sering tidak selaras dengan keputusan Banmus DPRD.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar