Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Kontroversi Pilkada 2024: Tidak Punya Komitmen karena Pilih Independen dan Partai Politik? SLD Bilang Begini

Kontroversi Pilkada 2024: Tidak Punya Komitmen karena Pilih Independen dan Partai Politik? SLD Bilang Begini

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selalu menjadi momen penting dalam demokrasi sebuah negara.

Di Indonesia, proses ini tidak hanya mencerminkan keinginan masyarakat untuk memiliki pemimpin yang mampu mengemban amanah dengan baik, tetapi juga menunjukkan semangat partisipasi politik yang tinggi.

Namun, di tengah dinamika politik yang kompleks, keputusan seseorang untuk maju sebagai calon pemimpin sering kali dihadapkan pada berbagai pertimbangan, termasuk pertimbangan partai.

Salah satu contoh yang menarik, beberapa calon bupati di Sumba Barat Daya (SBD) tetap melakukan pendaftaran ke partai yang juga mendaftarkan kadernya.

Dr. Soleman Lende Dappa (SLD) adalah salah satu calon bupati SBD yang telah mendaftarkan diri ke Partai Gerindra SBD.

Meski mengetahui bahwa kader partai tersebut, Drs. Ndara Tanggu Kaha (DTK), juga telah mendaftarkan diri sebagai calon bupati SBD, SLD tetap kukuh dengan komitmennya untuk maju dalam kontestasi politik tersebut.

SLD menyampaikan tekadnya ini saat menyambangi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra SBD, pada selasa, 07 Mei 2024.

“Ya kita tahu bahwa bapak Ndara Tanggu Kaha adalah kader Partai Gerindra yang juga maju sebagai calon bupati. Tapi Gerindra membuka pendaftaran untuk umum. Makanya saya mendaftarkan diri,” ungkapnya.

Sebelumnya, SLD diketahui, ingin merebut kursi SBD 1 melalui jalur independent. Karena dorongan para simpatisan, pendukung dan relawan, dirinya pun memutuskan untuk mendaftarkan diri ke partai politik.

“Kalau isu bilang saya tidak punya komitmen, ya itu kata mereka. Saya mendaftarkan diri ke partai politik karena ada dukungan,” terangnya.

“Kan undang-undang juga tidak melarang,” lanjut SLD menambahkan.

Hingga saat ini, kata dia, dukungan dalam bentuk EKTP untuk maju dalam Pilkada 2024 melalui jalur independen terus bertambah.

“Kalau saja ada yang mencekal saya untuk tidak lolos di partai, kan saya bisa di independent. Tapi kalau lolos di partai, independent akan menjadi kekuatan untuk maju dalam Pilkada,” pungkasnya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD SBD Dapil III, Alfonsus Yamba Kodi, Workshop Penyusunan Ranperda Inisiatif Pengaturan Pelaksanaan Pesta Adat di Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pesta Adat Kelewatan, Alfonsus Yamba Kodi: Kembalikan ke Proses Awal Seperti Dulu!

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pesta adat kini kian melenceng dari makna aslinya. Karena itu, pengaturan ulang harus didorong melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD) Dapil III, Alfonsus Yamba Kodi, dalam Workshop Penyusunan Ranperda Inisiatif Pengaturan Pelaksanaan Pesta Adat. Kegiatan itu berlangsung di Kantor Camat Wewewa Selatan, Kabupaten […]

  • Mendagri: Tekan Inflasi, Manfaatkan Musim Hujan!

    Mendagri: Tekan Inflasi, Manfaatkan Musim Hujan!

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Daerah mengimbau agar memanfaatkan musim hujan untuk mendorong gerakan menanam guna menekan inflasi. Menanam pada saat musim hujan adalah opsi yang dapat diambil untuk menghadapi peningkatan harga makanan yang signifikan. Menurut laporan yang dikutip dari KoranTimor pada Jumat, 05 Januari 2024, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengungkapkan hal tersebut. Dalam […]

  • Pelepasan Siswa SMAK Sta. Clara Waimarama Berlangsung Khidmat, 34 Siswa Resmi Dinyatakan Lulus

    Pelepasan Siswa SMAK Sta. Clara Waimarama Berlangsung Khidmat, 34 Siswa Resmi Dinyatakan Lulus

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Maksi Tena
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pelepasan siswa-siswi kelas XII SMAK Sta. Clara Waimarama di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kecamatan Kodi Bangedo berlangsung khidmat di Aula SMAK Sta. Clara Waimarama, Sabtu 16 Mei 2026 kemarin. Acara pelepasan diawali dengan misa syukur yang dipimpin oleh Romo Videlis. Dalam suasana hening dan penuh doa, para siswa […]

  • HIMARS, Universitas Stella Maris Sumba, Dilantik, Pelopor Pergerakan, Organisasi Mahasiswa, Kampus

    HIMARS Universitas Stella Maris Sumba Resmi Dilantik, Jadi Pelopor Pergerakan Organisasi Mahasiswa di Kampus

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Estafet kepemimpinan mahasiswa di lingkup  Universitas Stella Maris Sumba (Unmaris) resmi dimulai. Sebanyak 29 mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit (ARS) semester 2 dan 4 resmi dilantik sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit (HIMARS) masa bakti 2026–2027 pada Rabu, 11 Maret 2026. Pelantikan yang berlangsung di Gedung St. Alexander ini dipimpin […]

  • Ben Dalupe, Keluarga Aloysius Lede Bora, korban penyerangan brutal di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumba Barat Daya (SBD), saat Konferensi Pers, pada Selasa, 17 Juni 2025 siang (Johan Sogara/Lintas Sumba) 14:39 Play Button

    Pegawai Dinas P dan K SBD Ditikam Brutal, Keluarga Bongkar Motif Sebenarnya dan Kondisi Korban!

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Insiden penikaman mengguncang Kantor Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya (SBD)! Aloysius Lede Bora, Kepala Seksi Kurikulum SD, ditikam brutal oleh operator sekolah karena isu dana BOS. Pelaku mengaku kecewa, namun keluarga korban membantah tegas tuduhan yang menyudutkan Aloysius. Dalam konferensi pers di RSUD Reda Mbolo, pada Selasa, 17 Juni 2025, keluarga mengungkap […]

  • Gerardus Maliti saat memberikan sambutan di DPC PDI Perjuangan SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Gerardus Maliti Resmi Mendaftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bakal Calon Bupati Sumba Barat Daya

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Gerardus Maliti secara resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Sumba Barat Daya (SBD) periode 2024-2029 melalui PDI Perjuangan. Ia bersama delegasi diterima secara resmi oleh Pengurus DPC PDI Perjuangan SBD di sekretariat partai, pada Kamis, 25 April 2024. Perwira TNI AU berpangkat Kolonel tersebut menegaskan bahwa dirinya mendaftar di PDI Perjuangan dikarenakan […]

expand_less