Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » 4 Cara Mengenal Calon Kepala Daerah yang Mementingkan Diri Sendiri

4 Cara Mengenal Calon Kepala Daerah yang Mementingkan Diri Sendiri

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 semakin dekat, dan sebagai pemilih, penting bagi kita untuk memilih pemimpin yang benar-benar berdedikasi untuk kesejahteraan masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan pribadi.

Salah satu tanda calon kepala daerah yang lebih mementingkan diri sendiri adalah gaya bicara mereka yang sering menyindir atau menyerang calon lain.

Berikut adalah 4 cara untuk mengenali calon kepala daerah seperti ini dan strategi untuk menghindarinya.

1. Gaya Bicara yang Menyerang

Calon kepala daerah yang mementingkan diri sendiri sering kali menggunakan strategi serangan pribadi terhadap pesaingnya.

Mereka mungkin lebih fokus pada kelemahan atau kekurangan calon lain daripada menawarkan solusi konkret untuk masalah yang ada.

Ini adalah tanda bahwa mereka lebih tertarik untuk menjatuhkan lawan daripada membahas program dan visi mereka sendiri.

Contoh: Jika seorang calon sering menyebut kekurangan calon lain dalam pidato atau debat, dan jarang berbicara tentang rencana mereka untuk memajukan daerah, ini bisa menjadi indikator bahwa mereka lebih mementingkan diri sendiri.

Mereka mungkin berusaha untuk mengalihkan perhatian dari kekurangan mereka sendiri dengan membuat lawan terlihat buruk.

2. Kurangnya Fokus pada Program Kerja

Calon yang benar-benar berkomitmen pada pelayanan publik akan fokus pada program kerja dan visi mereka untuk masa depan.

Mereka akan menjelaskan bagaimana mereka berencana untuk menyelesaikan masalah-masalah utama dan memperbaiki kondisi masyarakat.

Sebaliknya, calon yang mementingkan diri sendiri sering kali menghindari pembicaraan mendalam tentang program kerja mereka dan lebih memilih untuk berfokus pada retorika negatif.

Contoh: Dalam kampanye, calon yang mementingkan diri sendiri mungkin sering menggunakan kalimat seperti, “Kita tidak bisa mempercayai calon ini karena mereka tidak pernah berhasil melakukan X,” tanpa memberikan solusi konkret atau rencana aksi untuk masalah tersebut.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HIMARS, Universitas Stella Maris Sumba, Dilantik, Pelopor Pergerakan, Organisasi Mahasiswa, Kampus

    HIMARS Universitas Stella Maris Sumba Resmi Dilantik, Jadi Pelopor Pergerakan Organisasi Mahasiswa di Kampus

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Estafet kepemimpinan mahasiswa di lingkup  Universitas Stella Maris Sumba (Unmaris) resmi dimulai. Sebanyak 29 mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit (ARS) semester 2 dan 4 resmi dilantik sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit (HIMARS) masa bakti 2026–2027 pada Rabu, 11 Maret 2026. Pelantikan yang berlangsung di Gedung St. Alexander ini dipimpin […]

  • Oknum ASN bernama Juliana Claudia Peni alias Lyan yang melakukan intimidasi terhadap wartawan di Flores Timur (TIM/Lintas Sumba)

    Intimidasi Jurnalis! Okunum ASN di Flores Timur Bisa Dipenjara 2 Tahun

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Aksi menghalangi kerja jurnalistik terjadi di Rumah Dinas Bupati Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 21 Februari 2025. Oknum ASN bernama Juliana Claudia Peni alias Lyan dengan kasar melarang dua wartawan meliput suasana rumah jabatan yang akan ditempati Bupati terpilih, Antonius Doni Dihen. Dua wartawan yang menjadi korban adalah […]

  • Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Antonius Landi, saat reses di Mareweta, Desa Weri Lolo, Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Reses di Weri Lolo, Antonius Landi Soroti Tiga Masalah Krusial Warga

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebagai bagian dari masa sidang III 2024–2025, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dapil III Sumba, Antonius Landi, lakukan reses. Kegiatan berlangsung di Mareweta, Desa Weri Lolo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Jumat, 18 Juli 2025. Reses tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama sepuluh […]

  • Mantan Presiden RI Jokowi dan Iriana Jokowi, saat pamit untuk kembali ke Solo (@jokowi/Instagram/Lintas Sumba)

    Serahkan Cita-Cita Bangsa kepada Presiden Prabowo, Begini Pesan Jokowi

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menyerahkan sepenuhnya harapan dan cita-cita besar bangsa Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan Jokowi saat akan kembali ke Solo, Jawa Tengah, dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu, 20 Oktober 2024. Jokowi mengakui bahwa masih banyak tantangan yang belum dapat diselesaikan selama masa kepemimpinannya. […]

  • Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Ansy Lema, saat berkunjung ke Almamaternya SMAK Syuradikara (TIM/Lintas Sumba)

    Sambangi SMAK Syuradikara, Ansy Lema: Harus Punya Cita-cita Besar!

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Yohanis Fransiskus Lema, memulai rangkaian safari politiknya sebagai bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melakukan kunjungan perdananya di Kota Ende, Kabupaten Ende, pada Kamis pekan lalu. Pada kesempatan ini, sosok yang akrab disapa Ansy Lema itu memilih untuk mengawali perjalanan politiknya dengan mengunjungi almamaternya, Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Syuradikara. […]

  • Camat Kodi Balaghar, Adi Mada, tegaskan soal pengawasan ketat terhadap Dana Desa Panenggo Ede (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tahan Rekomendasi Dana Desa Panenggo Ede, Adi Mada: Bermasalah!

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Camat Kodi Balaghar, Adi Mada, menegaskan komitmennya dalam mengawasi penggunaan Dana Desa. Fokus pengawasan ini dilakukan khusus untuk Desa Panenggo Ede yang tengah bermasalah akibat dugaan penyelewengan oleh Kepala Desa setempat, Marthen Mete. Dalam pernyataannya saat ditemui wartawan baru-baru ini, Adi Mada mengungkapkan bahwa dari 14 desa di wilayahnya, lima di antaranya […]

expand_less