Kementerian PDT Gandeng UNMARIS, Perkuat Kolaborasi Akademik untuk Pembangunan Sumba
- account_circle Hans Wea
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kementerian PDT Gandeng UNMARIS, Perkuat Kolaborasi Akademik untuk Pembangunan Sumba. (Lintas Sumba/Hans Wea)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lintas Sumba -Universitas Stella Maris (UNMARIS) Sumba menerima kunjungan kehormatan dari Dr. Muhammad Ridha Haykal Amal, SH., MH, Direktur Penyerasian Pembangunan Daerah Khusus pada Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi UNMARIS dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan di daerah tertinggal, khususnya di Pulau Sumba.
Kehadiran Dr. Muhammad Ridha Haykal Amal tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membuka ruang diskusi strategis bersama para dosen dan mahasiswa mengenai peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif antara Dr. Muhammad Ridha Haykal Amal dengan civitas academica UNMARIS. Pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus memberikan perspektif baru tentang bagaimana dunia akademis dapat berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah tertinggal.
Dr. Muhammad Ridha Haykal Amal dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman luas di pemerintahan pusat maupun dunia pendidikan. Sebelum menjabat sebagai Direktur Penyerasian Pembangunan Daerah Khusus, ia pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Produk Unggulan Daerah Tertinggal.
Dalam peran tersebut, ia aktif mendorong pengembangan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi desa di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Langkat dan Deli Serdang.
Pengalaman profesionalnya juga mencakup kolaborasi internasional. Ia pernah menjadi narasumber dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Internasional Indonesia-Malaysia yang melibatkan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) dan Manipal International University Malaysia.
Selain itu, pada Februari 2026, Dr. Ridha Haykal Amal memimpin International Meeting Penyerasian bersama Institut Koperasi Malaysia (IKM) di Bandung untuk memperkuat kerja sama hilirisasi produk unggulan desa melalui koperasi lintas negara.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Koperasi ASEAN, ia juga memiliki visi untuk memperkuat kelembagaan koperasi agar menjadi badan hukum yang kredibel, transparan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi global dan digital.
Komitmennya terhadap kolaborasi dengan dunia pendidikan juga tercermin melalui berbagai audiensi dengan perguruan tinggi dalam rangka mendorong program Kampus Berdampak yang mendukung swasembada pangan serta pemberdayaan desa tertinggal.
Puncak kunjungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara UNMARIS dan Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Naskah kesepahaman itu ditandatangani oleh Dr. Muhammad Ridha Haykal Amal, SH., MH dan Plt Rektor UNMARIS, Agustina Purnami Setiawi, M.Pd.
Kerja sama tersebut menjadi landasan bagi kedua pihak untuk bersinergi dalam berbagai bidang, antara lain penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta program magang dan studi independen bagi mahasiswa.
Selain itu, melalui jejaring yang dimiliki Dr. Ridha Haykal Amal, UNMARIS juga berpeluang memperluas kerja sama internasional dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia dan Vietnam.
Peluang tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan program pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif, serta penguatan kapasitas institusi di tingkat global.
Penandatanganan MoU tersebut disambut antusias oleh pimpinan dan seluruh civitas academica UNMARIS. Kerja sama ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia serta pengembangan ilmu pengetahuan yang aplikatif di wilayah Sumba.
Civitas academica UNMARIS optimistis bahwa kolaborasi ini dapat memadukan kekuatan akademik kampus dengan program-program prioritas kementerian, sehingga mampu menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan pembangunan di daerah tertinggal serta membuka peluang baru menuju Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan. ***
- Penulis: Hans Wea
- Editor: Hans WEa








Saat ini belum ada komentar