Lebih dari Sekadar Resort, Yayasan Sudamala Bumi Insani Dukung Pelestarian Budaya Sumba
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Pendiri Yayasan Sudamala Bumi Insani (SBI), Ben Subrata, dan Pendiri Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba, Pater Robert Ramone, CSsR (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pendiri Yayasan SBI, Ben Subrata, menyatakan apresiasinya terhadap upaya yang telah dilakukan oleh Pater Robert dan timnya.
Dia meyakini, bahwa pelestarian budaya yang dilakukan oleh Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba sangat penting.
“Kami meyakini bahwa upaya yang dilakukan oleh Pater Robert dan tim di Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba sangatlah penting dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya setempat,” ungkapnya.
Oleh karena itu, kata Ben, dukungan terhadap inisiatif ini diharapkan agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lebih banyak orang.
“Kami berkomitmen untuk mendukung inisiatif ini agar dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua Harian Yayasan SBI, Sri Nuka, menyampaikan bahwa sebelum memberikan dukungan, pihaknya telah melakukan kajian menyeluruh terhadap konsep pelestarian serta tata kelola lembaga tersebut.
“Kami melihat keseriusan dan dampak nyata dari program yang dijalankan oleh Lembaga Studi dan Pelestarian Budaya Sumba. Dengan keyakinan itu, kami merasa nyaman untuk mendukung inisiatif ini dan berharap kerja sama ini dapat berlangsung dalam jangka panjang,” ujarnya.
Langkah Yayasan SBI di Sumba bukan sekadar bantuan satu kali, melainkan komitmen jangka panjang untuk terus membangun hubungan serta memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian seni dan budaya di Sumba.
“Kami ingin bantuan ini menjadi pemantik bagi berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan warisan budaya Sumba. Semakin banyak yang terlibat, semakin kuat pula upaya kita dalam menjaga kekayaan seni dan budaya daerah ini,” tutup Sri Nuka.
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar