Camat Kodi Balaghar Imbau Warga Jaga Ketertiban Saat Pasola Waiha Wainyapu
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Camat Kodi Balaghar, Adi Mada, mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban bersama dalam Pasola Waiha Wainyapu (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Camat Kodi Balaghar, Adi Mada, mengimbau seluruh masyarakat yang terlibat dalam Pasola Waiha Wainyapu untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Imbauan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Pasola di Waiha, Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), yang dijadwalkan berlangsung pada 10 – 11 Maret 2026.
Kegiatan budaya tahunan ini diperkirakan akan dihadiri berbagai pihak, mulai dari para rato adat, pemain pasola, hingga masyarakat dan penonton yang datang menyaksikan langsung tradisi tersebut.
Tidak hanya secara langsung, imbauan juga disampaikan Adi Mada melalui akun Facebook pribadinya, @Adi Mada.
Dalam pesannya, Camat Kodi Balaghar itu mengajak seluruh pihak yang hadir agar bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, Pasola merupakan warisan budaya penting masyarakat Sumba yang harus dijaga bersama, sehingga pelaksanaannya tetap berlangsung dengan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai adat.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk turut mendukung kelancaran kegiatan tersebut dengan mematuhi aturan yang telah disepakati bersama.
Ia pun menegaskan bahwa penjualan dan konsumsi minuman keras (miras) tidak diperbolehkan selama kegiatan Pasola berlangsung.
Larangan tersebut diberlakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat merusak jalannya pesta budaya yang sakral tersebut.
Tidak hanya itu, masyarakat maupun pengunjung juga diingatkan agar tidak membawa senjata tajam (sajam) seperti parang atau jenis sajam lainnya ke area pelaksanaan Pasola.
Langkah tersebut dinilainya penting untuk menjaga keselamatan semua pihak yang hadir, sekaligus menghindari potensi konflik di tengah keramaian penonton.
Camat Adi Mada berharap seluruh masyarakat dapat mendukung imbauan tersebut demi menjaga nama baik tradisi Pasola sebagai pesta budaya yang sarat makna.
“Ini adalah pesta budaya kita bersama. Mari kita jaga agar pelaksanaannya berlangsung aman, tertib, dan tetap menghormati nilai-nilai adat,” ujarnya.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba








Saat ini belum ada komentar