Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trens » Menurunkan Tensi dengan Buah-buahan dari Kebun: Cara Alami yang Mudah dan Aman

Menurunkan Tensi dengan Buah-buahan dari Kebun: Cara Alami yang Mudah dan Aman

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

4. Jeruk dan Jeruk Nipis ~ Menjaga Elastisitas Pembuluh Darah

Vitamin C dan flavonoid dalam jeruk membantu meningkatkan elastisitas pembuluh darah. Minum air hangat dengan perasan jeruk nipis di pagi hari, tanpa gula, menjadi kebiasaan sehat yang mudah dilakukan.

5. Alpukat ~ Lemak Baik untuk Jantung

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal dan kalium yang baik untuk kesehatan jantung. Buah ini membantu menurunkan kolesterol jahat yang sering menjadi pemicu hipertensi.

Alpukat sebaiknya dikonsumsi langsung tanpa gula atau susu kental manis.

6. Belimbing ~ Penurun Tensi Tradisional

Belimbing dikenal luas sebagai buah penurun tekanan darah. Namun, buah ini tidak dianjurkan bagi penderita gangguan ginjal, sehingga konsumsinya perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan.

7. Mangga ~ Asal Tidak Berlebihan

Mangga mengandung magnesium dan kalium yang mendukung kerja jantung. Meski demikian, mangga matang memiliki kadar gula cukup tinggi, sehingga sebaiknya dikonsumsi secukupnya.

Pola Konsumsi yang Perlu Diperhatikan

Agar manfaat buah optimal, konsumsilah dalam keadaan segar, hindari pemanis buatan, dan jangan mengolahnya menjadi jus dengan tambahan gula.

Buah sebaiknya menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang disertai aktivitas fisik ringan, cukup minum air putih, serta pengurangan konsumsi garam dan kafein.

Buah Bukan Pengganti Obat

Penting dipahami, buah-buahan membantu mengendalikan dan menstabilkan tekanan darah, bukan menggantikan pengobatan medis.

Jika tekanan darah sering berada di atas batas normal atau disertai pusing dan nyeri dada, pemeriksaan ke tenaga kesehatan tetap diperlukan.

Dengan memanfaatkan hasil kebun sendiri, menjaga tensi tidak harus mahal. Konsistensi, kesederhanaan, dan kesadaran hidup sehat menjadi kunci utama menjaga tekanan darah tetap terkendali secara alami.***

  • Penulis: Johan Sogara
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH) XIV WALHI di Hotel Tanto, Waingapu, Sumba Timur (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Beri Materi di PNLH WALHI XIV, Bupati SBD Sampaikan Pesan Penting Soal Sabana

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    PNLH merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi WALHI yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Kali ini, PNLH XIV digelar di Waingapu, Sumba Timur, dari tanggal 18-24 September 2025. PNLH tahun ini, mengangkat tema “Daulat Rakyat, Meneguhkan Ekonomi Nusantara Untuk Keadilan Ekologis”. Pantauan Lintassumba.com, forum itu juga dihadiri tiga pemateri lainnya, yakni Bupati Sumba Timur, Umbu Lili […]

  • Gambar Ilustrasi. Stigmata Padre Pio Menjadi Terang Kemuliaan Allah (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Stigmata Padre Pio Menjadi Terang Kemuliaan Allah

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.(Lukas 8:16-18). Belajar Tentang Panggilan Menjadi Terang Perumpaan tentang pelita mempunyai makna dan pesan sangat jelas untuk kita. Pelita […]

  • Bupati dan Wakil Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka, saat menyambut aksi damai Gerakan Perubahan PMKRI dan GMKI Bersuara di halaman Kantor Bupati SBD terkait lokasi pengambilan pasir laut (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tak Tunggu Besok! Terima Demo, Bupati Ratu Wulla Langsung Bergerak

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Bupati Ratu Wulla mengaku telah bekerja sebelum aksi tersebut digelar. Ia menyebut masalah tambang pasir sudah ia tangani sejak awal menjabat. “Saya baru dua bulan jadi bupati Sumba Barat Daya. Tapi untuk pasir kami sudah melakukan upaya,” ujarnya. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan dua solusi: jangka pendek dan jangka panjang yang sedang dikaji bersama provinsi. […]

  • Kelompok Peternak Desa Wee Namba mendapatkan 50 pasang bebek saat reses Wakil Ketua II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Yusuf Bora (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Serap Aspirasi Warga Wee Namba, Yusuf Bora Bagikan 50 Pasang Bebek

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Masalah infrastruktur jalan juga masuk dalam catatan penting. “Nanti saya sampaikan langsung ke Bupati,” tegasnya. Terkait beasiswa, Yusuf Bora menjelaskan adanya jalur khusus kedokteran yang dapat diakses dengan syarat nilai akademik minimum. Persoalan pertanian turut dibahas. Petani kacang hijau dijanjikan survei lapangan oleh pihak pertanian untuk melihat kondisi secara langsung. Pemerintah desa setempat juga menyuarakan […]

  • Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram-NTB gelar Mapenta Raya dan Rakercab

    Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram Gelar Mapenta Raya dan Rakercab, Kadispora NTB: Insya Allah, Hasilnya Juga akan Baik

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Senada dengan itu, Pastor Moderator Pemuda Katolik Rm. Stefanus Dananjoyo Maharsi Putro Pamungkas, dalam pembukaan resmi acara Mapenta Raya, mengimbau para pemuda Katolik untuk memupuk rasa kepemimpinan di dalam diri Pemuda Katolik. “Jadilah kader yang tangguh dan bisa membesarkan organisasi ke depan dan berpikirlah apa yang bisa diberikan untuk daerah ini. Kpemimpinan yang transformatif dan […]

  • Pemerintah Kabupaten Aceh Barat raih Serambi Ekraf Awards 2025 kategori Pelopor Pemanfaatan Eceng Gondok untuk Industri Kreatif (Muhibbul Jamil/Lintas Sumba)

    Aceh Barat Raih Serambi Ekraf Awards 2025 Berkat Inovasi Eceng Gondok

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Penghargaan Serambi Ekraf Awards 2025 digelar untuk mengapresiasi tokoh, pelaku usaha, dan pemerintah daerah yang mendorong ekonomi kreatif. Melalui penghargaan itu, Aceh Barat diharapkan mampu menjadi inspirasi daerah lain dalam mengembangkan potensi lokal yang sering terabaikan. Dengan pencapaian ini, Aceh Barat menegaskan diri sebagai salah satu daerah pelopor transformasi ekonomi berbasis kreativitas dan kearifan lokal.***

expand_less