Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trens » Masyarakat Thailand dan Kehidupan LGBTQ, Sesama Jenis Boleh Menikah?

Masyarakat Thailand dan Kehidupan LGBTQ, Sesama Jenis Boleh Menikah?

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Thailand telah lama dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya yang terbuka terhadap keberagaman gender dan seksual.

Di tengah arus global menuju kesetaraan LGBTQ+ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer, dan lainnya), negara ini memegang peran penting dalam memberikan ruang dan dukungan bagi individu-individu dari komunitas tersebut, termasuk dalam institusi pernikahan sesama jenis.

Sejarah dan Budaya

Tradisi toleransi terhadap variasi gender dan seksual di Thailand tidaklah baru.

Sejak zaman kuno, budaya di sana telah menerima konsep “Kathoey”, yang mengacu pada individu transgender atau non-biner.

Kathoey telah diakui dan diterima dalam masyarakat setempat, baik dalam bidang hiburan, seni, maupun kehidupan sehari-hari.

Pernikahan Sesama Jenis dalam Budaya Thailand

Meskipun Thailand belum melegalkan pernikahan sesama jenis secara nasional, terdapat fenomena yang dikenal sebagai “Pernikahan Buddha” di mana pasangan sesama jenis melakukan upacara pernikahan di kuil Buddha dengan dukungan komunitas lokal.

Meskipun upacara tersebut tidak memiliki status hukum yang diakui secara resmi, banyak pasangan LGBTQ+ di Thailand menganggapnya sebagai langkah penting dalam ikatan emosional dan spiritual mereka.

Dukungan dan Kesadaran Masyarakat

Salah satu alasan utama di balik penerimaan pernikahan sesama jenis di Thailand adalah dukungan yang luas dari masyarakat dan pemerintah setempat.

Negara putih gajah ini dikenal karena keberagaman dan toleransinya terhadap berbagai identitas gender dan orientasi seksual.

Selain itu, industri pariwisata yang besar di negara ini telah menyebabkan masyarakatnya lebih terbuka terhadap budaya asing dan nilai-nilai kesetaraan.

Pengaruh Agama

Meskipun mayoritas penduduk Thailand adalah Buddha, agama Buddha tidak memiliki pandangan yang kaku terhadap pernikahan dan gender.

Dalam praktiknya, Buddhisme cenderung menerima keberagaman dan menyediakan ruang bagi individu untuk mengekspresikan diri tanpa dikecam atau dibatasi oleh norma-norma gender yang kaku.

Tantangan dan Perubahan

Meskipun budaya Thailand cenderung lebih terbuka terhadap keberagaman gender dan seksual, masih ada tantangan dan stigma yang dihadapi oleh individu LGBTQ+.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka lakalantas (Tengah) di depan ruangan Unit Pengaduan Lakalantas Polres Ende sebelum digiring ke dalam tahanan (Humas Polres Ende/TIM/Lintas Sumba)

    Terlibat Kecelakaan Fatal di Jalan Flores, Tersangka RL Ditahan Polres Ende

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – RL (22), tersangka kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu korban jiwa dan satu korban luka ringan, telah diamankan oleh Gakkum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ende pada Kamis, 18 Juli 2024. Penangkapan ini dilakukan oleh Kanit Gakkum Satlantas Aipda Ari Setyono bersama Banit Gakkum Satlantas Bripka Muhammad Said dan Brigpol Hardiansyah. Peristiwa […]

  • Patung Yesus di Taman Wisata Religi Gollu Potto, Sumba Barat (Johan Sogara/Lintas Sumba )

    Menelusuri Keindahan Taman Wisata Religi Gollu Potto di Sumba Barat

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dikenal sebagai taman doa dan taman wisata religi bagi Umat Kristiani, Gollu Potto menawarkan pengalaman spiritual yang unik dan menyegarkan. Taman ini dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan mulai beroperasi pada Agustus 2020 setelah proses pembangunan yang dimulai sekitar tahun 2018. Terletak di atas bukit di Gollu Potto, Kelurahan Soba Wawi, […]

  • Cokelat Batangan, Untuk Kesehatan Jantung, Tekanan Darah, Kardiovaskular (@bestpowderdrink/Instagram/Lintas Sumba)

    Manfaat Cokelat untuk Kesehatan Jantung, Mitos atau Fakta?

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Cokelat sering dijadikan hadiah pada Hari Valentine dan dikenal memiliki manfaat kesehatan, terutama bagi jantung. Kandungan utama cokelat, yaitu biji kakao, kaya akan flavanol, sejenis polifenol yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan diabetes. Oleh karena itu, penelitian mengenai efek cokelat terhadap kesehatan jantung lebih banyak berfokus pada ekstrak kakao atau […]

  • Gambar Ilustrasi. Tempat Wisata yang menawarkan pengalaman mewah dengan harga yang tinggi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    10 Tempat Wisata Termahal di Indonesia, Nomor Dua di Sumba

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Indonesia terkenal dengan keindahan alam dan keragaman budayanya, namun tidak semua tempat wisata di Indonesia ramah di kantong. Ada beberapa destinasi eksklusif yang menawarkan pengalaman mewah dengan harga yang tinggi. Berikut adalah 10 tempat wisata termahal di Indonesia, menurut lintassumba.com, yang patut Anda pertimbangkan untuk kunjungi: 1. Raja Ampat, Papua Barat Raja […]

  • Ini Alasan Messi Absen dalam Laga di Hong Kong

    Ini Alasan Messi Absen dalam Laga di Hong Kong

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Lionel Messi menyangkal bahwa ketidakhadirannya dalam pertandingan persahabatan di Hong Kong dua minggu yang lalu dimaksudkan sebagai penghinaan terhadap China. China sendiri merasa tersinggung atas absennya Messi dalam pertandingan tersebut. Namun, Messi mengumumkan bahwa dia tidak akan hadir dalam pertandingan tersebut karena dia sedang dalam masa pemulihan setelah mengalami cedera. Pada 4 […]

  • Ternak Babi, Kesehatan Ternak

    Dijamin Bakal Gemuk! 8 Strategi Pemberian Pakan untuk Meningkatkan Kepuasan Ternak Babi

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemberian makanan yang memadai dan menyediakan gizi yang cukup merupakan kunci utama dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan optimal ternak babi. Meningkatkan tingkat kenyang ternak babi secara cepat memerlukan perencanaan yang matang dalam hal pakan yang diberikan, frekuensi pemberian makanan, dan manajemen umum dalam peternakan babi. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu […]

expand_less