Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rayakan HUT ke-25, Partai Demokrat SBD Pilih Bersihkan Sampah dan Tanam Pohon

Rayakan HUT ke-25, Partai Demokrat SBD Pilih Bersihkan Sampah dan Tanam Pohon

  • account_circle Hans Wea
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lintas Sumba – Banyak partai politik merayakan hari jadinya dengan panggung hiburan, baliho, atau seremoni. Namun pemandangan berbeda diperlihatkan oleh partai Demokrat di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Mereka memilih merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan cara yang berbeda.

Tidak ada pesta ataupun seremoni mewah. Sebagai gantinya, para kader turun langsung ke jalan untuk bersih-bersih lingkungan dan menanam pohon kelapa bersama masyarakat melalui “Gerakan Indonesia Asri Langit Biru”.

Kegiatan tersebut berlangsung pada hari ini, Jumat (31/7/2026) di Kelurahan Langgalero, Kecamatan Kota Tambolaka. Aksi tersebut menjadi bagian dari kampanye kepedulian terhadap lingkungan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Aksi bersih lingkungan dimulai dari Kantor Kelurahan Langgalero, kemudian menyusuri sejumlah titik strategis, seperti kawasan depan Masjid Agung Al-Falah Waitabula, depan Gereja GKS Mata, Simpang Cendana Wangi, hingga berakhir di SMP Kristen Cahaya Kasih.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat SBD, Imanuel Horo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya sehari-hari.

“Kita lakukan kegiatan bersih lingkungan untuk memberi rangsangan sekaligus mengajak seluruh warga masyarakat mencintai lingkungan yang bersih, sehat, rapi, dan indah sehingga menghasilkan langit biru. Langit biru artinya langit yang tidak tercemar karena kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap aksi sederhana tersebut mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Mudah-mudahan ini menjadi sebuah spirit baru bagi seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bertindak dan berbuat membersihkan lingkungan yang ada di sekitarnya,” tambahnya.

Tak hanya membersihkan sampah, Partai Demokrat juga menanam 11 pohon kelapa sebagai simbol persatuan seluruh wilayah di Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Ada 11 pohon semua, lima di depan dan enam di belakang. Itu melambangkan lima daerah pemilihan dan sebelas kecamatan di Sumba Barat Daya,” jelas Imanuel.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Bakti Sosial, Benedikstus Dalupe, menjelaskan bahwa tema “Gerakan Langit Biru, Indonesia Asri” dipilih sebagai bentuk komitmen Partai Demokrat terhadap pelestarian lingkungan.

“Partai Demokrat tahun ini genap berusia 25 tahun. Kami merayakannya melalui kegiatan bersih lingkungan dalam Gerakan Langit Biru, Indonesia Asri,” katanya.

Menurut Benediktus, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi simbolis, melainkan gerakan yang diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Tujuannya mengajak masyarakat sebanyak mungkin agar peduli terhadap lingkungan yang hijau, bersih, dan sehat. Semua itu dimulai dari lingkungan masing-masing, dari rumah, kemudian lingkungan sekitar hingga kota kita menjadi bersih. Ini sejalan dengan visi Partai Demokrat untuk mewujudkan Indonesia yang bersih, hijau, dan lestari,” ungkapnya.

Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga Kelurahan Langgalero, Siti Aminah, mengaku senang karena kegiatan itu tidak hanya melibatkan kader partai, tetapi juga masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada Partai Demokrat yang sudah datang bersih-bersih di Pasar Inpres Lama. Semoga Partai Demokrat semakin jaya dan sukses. Doa kami masyarakat Langgalero semoga semakin maju,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Partai Demokrat Sumba Barat Daya menunjukkan bahwa peringatan hari jadi partai tidak harus identik dengan perayaan seremonial. Dengan membersihkan lingkungan dan menanam pohon, mereka berharap dapat meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus mengajak semua pihak menjaga bumi demi generasi yang akan dating.***

  • Penulis: Hans Wea
  • Editor: Hans Wea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi. Renungan Harian, Mintalah, maka akan diberikan kepadamu, Sebuah pemandangan inspiratif, seorang pria terlihat berlutut dan meminta dalam doa dengan rendah hati (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Renungan Harian: Mintalah, Maka Kamu akan Diberi

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Fenomena yang sering kita alami, bahwa mudah sekali hati kita menjadi ciut jika kita tidak langsung menerima jawaban terhadap apa yang kita minta. Kita mungkin merasa tidak percaya diri lagi dan menjadi minder. Makanya, janganlah bergantung kepada kekuatan diri sendiri, tetapi mau bergantung pada Allah. Yesus mendorong kita untuk tetap mengetuk; dan […]

  • Wabah Penyakit Kembali Melanda Ternak Babi di Sumba Barat, Warga: Banyak Sekali yang Mati!

    Wabah Penyakit Kembali Melanda Ternak Babi di Sumba Barat, Warga: Banyak Sekali yang Mati!

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali dilanda wabah penyakit yang mengancam peternakan babi. Wabah ini menjadi sorotan karena dampaknya yang merugikan bagi ekonomi lokal dan kehidupan masyarakat setempat. Penyakit yang kembali muncul ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan peternak babi, karena telah mengakibatkan kematian massal pada ternak babi dan menimbulkan […]

  • Harga Beras Tembus Rp15 Ribu di Tengah Krisis Ekonomi dan Meningkatnya Kesenjangan Sosial 

    Harga Beras Tembus Rp15 Ribu di Tengah Krisis Ekonomi dan Meningkatnya Kesenjangan Sosial 

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Dominggus Ghoghi
    • 0Komentar

    Oleh: Dominggus Ghoghi, Ketua PMKRI Cabang Tambolaka   Lintas Sumba – Melambungnya harga beras hingga mencapai Rp15 ribu per kilogram adalah persoalan ekonomi yang tidak bisa di anggap biasa. Ini adalah persoalan sosial yang menjalar ke hampir seluruh sendi kehidupan masyarakat. Beras bukan barang mewah yang bisa ditunda pembeliannya. Melinakan makanan pokok yang setiap hari […]

  • Timnas Indonesia akan berkumpul di Sydney pada Minggu, 16 Maret 2025, untuk mempersiapkan lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 (@timnasindonesia/Instagram/Lintas Sumba)

    Kumpul di Sydney, Timnas Indonesia Siap Hadapi Australia dan Bahrain

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengonfirmasi bahwa para pemainnya akan langsung berkumpul di Sydney pada Minggu, 16 Maret 2025. Kehadiran mereka di sana untuk mempersiapkan pertandingan melawan Australia dalam lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. “Tanggal 16 Maret akan berkumpul di Sydney, termasuk pemain dari Liga 1,” ujar Kluivert di Jakarta […]

  • Satlantas Polres SBD Sosialisasi di SMK Negeri 1 Wewewa Barat

    Satlantas Polres SBD Sosialisasi di SMK Negeri 1 Wewewa Barat

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumba Barat Daya (SBD), Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) giat program “Police Goes To School”. Aturan dan tata tertib berlalu lintas serta imbauan terkait larangan penggunaan knalpot racing/brong, menjadi inti materi kegiatan tersebut. Dalam bentuk sosialisasi, kali ini Police Goes To School dilaksanakan di SMK Negeri 1 […]

  • Calon Gubernur dan Calon wakil Gubernur NTT 2024: (Kiri ke Kanan) Melki Laka Lena dan Johni Asadoma, Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Sebut Paket Lain Tidak Punya Jaringan, Klaim Johni Asadoma Patut Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Calon Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, baru-baru ini menyatakan bahwa pasangan calon lain tidak memiliki jaringan yang kuat di pemerintahan pusat. Dalam orasinya di Lapangan Galatama, Sumba Barat Daya, pada Kamis, 18 September 2024, Johni berargumen bahwa hanya pasangan Melki Laka Lena yang memiliki akses ke Presiden, Menteri, dan DPR RI. “Pasangan […]

expand_less