Cek Fakta: Rokok Daun Talas Diklaim Lebih Aman dari Tembakau, Benarkah?
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi. Seorang wanita sedang merokok menggunakan rokok yang terbuat dari daun keladi atau talas (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Berbeda dengan tembakau yang regulasinya ketat, rokok talas cenderung diproduksi bebas tanpa pengawasan ketat dari pemerintah.
Di sisi lain, rokok talas memang tidak mengandung nikotin atau tar, dua zat utama pemicu kecanduan dalam rokok tembakau.
Namun, absennya nikotin bukan jaminan bahwa rokok herbal ini bebas dari risiko kesehatan lain yang mungkin tersembunyi.
Asap dari pembakaran daun apa pun, termasuk talas, tetap berpotensi mengandung zat karsinogen jika dikonsumsi terus-menerus.
Beberapa kalangan menyarankan fermentasi atau perebusan talas sebelum dikeringkan untuk mengurangi kadar oksalatnya.
Sayangnya, tidak semua pelaku produksi tradisional memahami teknik pengolahan aman atau mengetahui bahayanya.
Sampai hari ini, rokok talas masih belum masuk daftar produk tembakau alternatif yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Tanpa penelitian menyeluruh dan regulasi yang jelas, konsumsi rokok talas sebaiknya tidak dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat.
Rokok tetaplah rokok, baik dari tembakau, talas, maupun herbal lain, semuanya membawa risiko bagi tubuh, terutama paru-paru.***
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar