Forum Business dan Business Matching Pengusaha Muda NTT dan Timor Leste Resmi Dibuka, Ayodhia Kalake: Perkuat Ekonomi Negara
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake memberikan sambutan saat meresmikan Forum Business dan Business Matching Pengusaha Muda NTT dan Republik Demokratik Timor Leste (Instagram/@pj.gubernurntt2023_2024/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Aktivitas perdagangan dan pelintasan orang yang signifikan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua daerah ini, terlebih Negara Timor Leste dan Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Ayodhia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT menyambut positif diadakannya Forum Business dan Business Matching yang mempertemukan kalangan pengusaha dari NTT dan Negara Timor Leste.
Dengan adanya kegiatan ini, kata dia, para pengusaha dari kedua wilayah tersebut dapat lebih mengenal potensi, keunggulan serta peluang investasi yang dapat dikembangkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi baik di NTT maupun di Timor Leste.
“Forum ini merupakan langkah strategis untuk memperluas dan memperkuat kerja sama ekonomi di kawasan ini,” katanya.
Dengan adanya forum ini, Pj. Gubernur NTT pun berharap agar volume perdagangan dan kegiatan ekspor-impor antara NTT dan Negara Timor Leste dapat lebih ditingkatkan.
“Besar harapan Saya agar forum ini tidak hanya sekedar menjadi forum bincang-bincang saja, namun dapat menghasilkan sesuatu yang riil dan konkrit yang dapat membawa dampak positif bagi perkembangan kedua negara, terkhususnya NTT dan Timor Leste,” tukasnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan dan Perindustrian RDTL Filipus Nino Pereira menyampaikan, bahwa hubungan baik antara Indonesia dan Timor Leste, khususnya NTT dan Timor Leste merupakan kekuatan bagi kedua negara untuk terus menjalin hubungan persaudaraan.
Menurut Nino, menjadi anggota baru dari organisasi perdagangan dunia adalah suatu peluang dan tantangan untuk terus belajar dan dapat mengembangkan berbagai potensi bagi peningkatan perekonomian negara.
“Semoga melalui forum ini, para pengusaha muda kita dapat melihat dan mengoptimalkan barbagai potensi sumber daya yang ada, baik dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, pariwisata dan sektor lainnya, sehingga ada kerja sama selanjutnya, yang bisa dikonkritkan segera oleh para pengusaha kita di Timor Leste dan Indonesia terlebih di NTT,” tandasnya.
Pembukaan forum ini ditandai dengan menempelkan telapak tangan pada layar digital dan diikuti oleh bunyi sirine oleh Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake, bersama dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian RDTL Filipus Nino Pereira, Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Perwakilan dari Associacao Nacional dos Joven Empresarios Timorenses (ANJET) Timor Leste serta Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Kupang Yusak Benu.
Turut hadir dalam Forum tersebut para Pengusaha Timor Leste yang tergabung dalam Camara Do Comercio Industria (CCI), Associacao Nacional dos Joven Empresarios Timorenses (ANJET) Timor Leste.
Juga hadir saat itu, Ketua dan jajaran pengurus HIPMI Provinsi NTT, Ketua dan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi NTT, Ketua dan jajaran pengurus Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTT, Ketua dan jajaran pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi NTT, Ketua dan jajaran pengurus Full Gospel Business Man Fellowship International (FGBMFI) Regional NTT, dan para pelaku UMKM serta mitra kerja terkait.***
Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar