Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Perempuan dan Anak PDI Perjuangan NTT, Lili Adoe, mengatakan sejumlah bantuan telah dikumpulkan untuk membantu masyarakat terdampak.

Menurut Lili, mekanisme penyaluran bantuan akan dilakukan melalui struktur partai secara berjenjang sehingga bantuan dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami meminta teman-teman, jajaran partai di tingkat kabupaten, kecamatan sampai anak ranting dan juga anggota legislatif supaya langsung bergotong royong untuk menyalurkan bantuan,” katanya.

Lili juga mengatakan gerakan tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran PDI Perjuangan untuk merespons kondisi masyarakat setelah gempa.

PDI Perjuangan NTT selanjutnya akan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak, terutama SBD dan Sumba Barat.

Yunus mengatakan bahwa proses pendistribusian bantuan akan dilakukan bersama kader partai. Jajaran partai juga telah diminta melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah dan kondisi warga sejak awal terjadinya gempa.

Dengan pendataan tersebut, bantuan diharapkan dapat disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Pesan kami dari PDI Perjuangan, mereka tidak sendirian,” tegas Yunus.

Diberitakan sebelumnya, gempa magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Sumba pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 06.55 WITA. Pusat gempa berada sekitar 14 kilometer barat daya Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.***