Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » GMNI Sumba Barat Tolak Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Pertanyakan Pungutan Parkir

GMNI Sumba Barat Tolak Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Pertanyakan Pungutan Parkir

  • account_circle Kobus Tena
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTASSUMBA.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumba Barat menolak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sumba Barat Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Organisasi mahasiswa itu menilai sejumlah ketentuan dalam perda tersebut belum sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Wakil Ketua Bidang Media dan Pers DPC GMNI Sumba Barat, Petrus Kodi Hoga, mengatakan kebijakan yang mengatur pungutan parkir perlu dikaji kembali karena masih menyisakan sejumlah pertanyaan mendasar terkait mekanisme dan manfaatnya bagi masyarakat.

Menurut Petrus, pemerintah daerah perlu menjelaskan secara terbuka kawasan yang akan dikenakan pungutan parkir, penggunaan dana yang dihimpun, fasilitas atau rute yang menjadi objek pungutan, serta jaminan pelayanan yang akan diberikan setelah sistem tersebut diterapkan.

“Kami menilai masyarakat berhak mengetahui secara jelas kawasan yang dipungut biaya parkir, untuk apa dana itu digunakan, fasilitas apa yang menjadi objek pungutan, dan apa jaminan yang diberikan pemerintah ketika sistem ini berjalan,” katanya dalam keterangan yang diterima Lintas Sumba.com, Rabu (10/6/2026).

GMNI juga mempertanyakan urgensi kebijakan tersebut di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Organisasi itu menilai pemerintah semestinya memastikan setiap kebijakan yang diterapkan tidak menambah beban warga.

Selain itu, Petrus menyoroti ketentuan dalam Pasal 96 huruf c yang mengatur penyediaan tempat khusus parkir di luar badan jalan. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa besaran pungutan dapat dihitung berdasarkan jenis kendaraan, frekuensi layanan, dan jangka waktu penggunaan fasilitas parkir.

Menurut dia, ketentuan itu berpotensi menimbulkan multitafsir apabila tidak disertai penjelasan yang rinci dan mekanisme pengawasan yang jelas.

GMNI Sumba Barat juga mempertanyakan alasan pemerintah memilih mengoptimalkan pendapatan dari sektor parkir. Jika tujuan utamanya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerintah dinilai dapat mempertimbangkan sumber penerimaan lain yang memiliki potensi lebih besar.

Petrus menilai pengelolaan aset dan destinasi wisata daerah masih dapat dimaksimalkan untuk mendongkrak PAD. Sejumlah lokasi yang disebut memiliki potensi ekonomi antara lain Gollu Potto, Taman Mamuli, Taman Gloria, Taman Pahola, terminal, serta taman kota.

“Fasilitas-fasilitas itu sudah dibangun menggunakan anggaran daerah. Pemerintah perlu mengelolanya secara optimal agar benar-benar menghasilkan pendapatan bagi daerah, bukan hanya menjadi pajangan,” ujarnya.

GMNI Sumba Barat berharap Pemerintah Kabupaten Sumba Barat membuka ruang dialog dengan masyarakat dan berbagai elemen sipil sebelum menerapkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap warga.

Menurut mereka, transparansi dan partisipasi publik menjadi syarat penting dalam pelaksanaan kebijakan daerah.***

  • Penulis: Kobus Tena
  • Editor: Kobus Tena

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU Sumba Tengah (TIM/Lintas Sumba)

    Pilkada Sumba Tengah 2024: Nomor Urut 5 Pasangan Calon Ditetapkan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Tengah resmi menetapkan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Penetapan tersebut dilakukan dalam pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU Sumba Tengah, pada Senin, 23 September 2024. Acara ini berlangsung meriah dan dipenuhi oleh para pendukung masing-masing calon yang antusias mengikuti jalannya pengundian. Sorak sorai […]

  • Gambar Ilustrasi. Polisi amankan motor curian yang ditutup degan kardus berisi buku (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Modus Kardus Buku, Truk Pengangkut 13 Motor Curian Dibekuk Polisi

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Jajaran Polsek Tambora, Polres Metro Jakarta Barat, berhasil menggagalkan pengiriman 13 sepeda motor hasil curian. Motor-motor tersebut diduga akan dibawa ke Bengkulu. Pelaku utama, AMR (45), ditangkap setelah polisi mencurigai truk yang dikemudikannya di kawasan Jakarta Barat, pada Senin, 24 Februari 2025 pagi. Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami mengungkapkan, truk berpelat […]

  • Berakhir Damai, Kasus Dugaan Penghinaan Massa Tolak Tambang Emas Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    Berakhir Damai, Kasus Dugaan Penghinaan Massa Tolak Tambang Emas Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Kobus Tena
    • 0Komentar

    LINTASSUMBA.COM – Kasus dugaan penghinaan terhadap massa aksi penolakan tambang emas yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Melkianus Nara, yang sempat mencuat di ruang publik baru-baru ini, akhirnya berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan. Kesepakatan damai tercapai setelah Melkianus Nara hadir secara langsung menemui pihak Aliansi Tolak Tambang Emas dan menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf […]

  • Gambar Ilustrasi. Korban TPPO yang sedang membaca pesan penipuan di ponsel dengan ekspresi khawatir, dan seorang polisi dari Polda NTT yang berdiri dengan tegas di samping seorang korban yang tampak lemah (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Soal TPPO, Begini Imbauan Wamen P2MI dan Polda NTT

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wakil Menteri (Wamen) Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan iklan lowongan kerja (loker) yang marak beredar di media sosial. Hal ini disampaikannya kepada awak media di Yogyakarta, pada Senin, 9 Desember 2024. Menurut Christina, banyak anak muda tergiur oleh tawaran bekerja di luar negeri […]

  • KPUD Kabupaten SBD gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten SBD Pemilihan Tahun 2024 (Johan Sogara/Lintas Sumba) 7:08 Play Button

    KPU Tetapkan Ratu Wulla dan Angga Kaka Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Sumba Barat Daya

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten SBD Pemilihan Tahun 2024, pada Kamis, 6 Februari 2025.

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba) 1:18 Play Button

    Dikritik dan Dicerca! Begini Respons Ratu Ngadu Bonu Wulla

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bagi Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, kritikan bukanlah hal baru. Ia telah terbiasa menghadapi berbagai tanggapan, dari sekadar masukan tajam hingga cercaan yang menyakitkan. Namun, yang menjadikannya istimewa adalah caranya merespons. Alih-alih goyah, ia justru menjadikan kritik sebagai bahan bakar untuk bekerja lebih giat dan menumbuhkan rasa cinta […]

expand_less