Penyaluran bantuan berlanjut pada Jumat, 9 Oktober 2026, dengan menyasar warga terdampak gempa di Kecamatan Wewewa Barat dan Wewewa Selatan.”
Di wilayah ini, bantuan sembako kembali diberikan kepada warga, sementara tim juga meninjau kondisi rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Selain menyalurkan sembako, PDI Perjuangan NTT juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak yang terdampak gempa.
Di SDN Potto Katilu, Desa Lolo Ole, Kecamatan Wewewa Barat, siswa menerima bingkisan berupa buku dan bolpoin.
Pantauan media ini, kegiatan belajar di sekolah tersebut berlangsung di tenda sementara setelah gempa.
“Ruangan boleh rusak dan retak tapi semangat tidak boleh runtuh dan surut termasuk Bapa Ibu Guru. Saya beri apresiasi untuk itu,” tutur Anton Landi.
Anton juga menyatakan akan berkoordinasi mengenai Program Indonesia Pintar (PIP) serta mengupayakan bantuan terpal bagi warga terdampak gempa.***


Tinggalkan Balasan