Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » 3 Alasan Penting Menolak Calon Kepala Daerah yang Jadikan Agama Sebagai Alat Politik

3 Alasan Penting Menolak Calon Kepala Daerah yang Jadikan Agama Sebagai Alat Politik

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBAMenggunakan agama sebagai tameng politik adalah strategi yang sering kali digunakan oleh calon kepala daerah untuk menarik perhatian pemilih.

Namun, pendekatan ini layak mendapat kritik tajam karena berpotensi membahayakan kesatuan dan toleransi masyarakat yang beragam.

Pertama, memanfaatkan agama dalam politik bisa memicu polarisasi di masyarakat. Indonesia dikenal sebagai negara dengan beragam agama dan keyakinan.

Ketika seorang calon kepala daerah menggunakan agama tertentu sebagai alat kampanye, hal ini dapat menciptakan perpecahan di antara pemeluk agama yang berbeda. Bukannya menyatukan, strategi ini malah berpotensi memperuncing perbedaan dan memicu konflik.

Kedua, agama seharusnya menjadi sumber inspirasi untuk kebaikan, bukan alat politik.

Ketika agama dijadikan senjata politik, nilai-nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi bisa saja terdistorsi. Hal ini bisa mengurangi esensi spiritual dari agama itu sendiri dan menodai kesucian nilai-nilai keagamaan.

Ketiga, mengandalkan agama sebagai tameng politik sering kali mengalihkan perhatian dari isu-isu yang lebih substansial.

Pemilih seharusnya diberi kesempatan untuk menilai program dan visi calon kepala daerah berdasarkan kualitas kebijakan yang diusung.

Namun, ketika agama dipakai sebagai alat kampanye, fokus pemilih bisa beralih dari isu-isu penting seperti pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur ke perdebatan identitas keagamaan.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT SBD ke-18! Ini 4 Arahan Strategis Bupati Ratu Wulla untuk Masa Depan Daerah 1:36 Play Button

    HUT SBD ke-18! Ini 4 Arahan Strategis Bupati Ratu Wulla untuk Masa Depan Daerah

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan empat arahan penting saat perayaan HUT SBD ke-18. Ia menyoroti pentingnya persatuan, peningkatan pelayanan publik, pembangunan SDM unggul, serta kerja keras membangun daerah. Pesan-pesan ini menjadi arah pembangunan ke depan yang harus diketahui seluruh warga SBD. Tonton sampai habis dan bagikan video ini […]

  • Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina, Vatikan tanda paus baru telah terpilih (Vatican News/Youtube/Lintas Sumba)

    BREAKING NEWS! Asap Putih Mengepul, Paus Baru Terpilih

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Asap putih akhirnya mengepul dari cerobong Kapel Sistina, Vatikan, pada Kamis malam waktu Indonesia, 8 Mei 2025, pukul 23.11 WIB. Ini menandakan para kardinal telah memilih paus baru dalam konklaf yang berlangsung sejak Selasa lalu. Isyarat asap putih disambut sorak sorai ribuan umat Katolik yang memadati Lapangan Santo Petrus sejak pagi. Lonceng […]

  • Kasus Penganiayaan. Kasat Reskrim Polres Sumba Barat, IPTU Gede Santoso, saat ditemui Lintas Sumba (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Terbaru! Kasus Penganiayaan di Sumba Barat, Identitas Pelaku Dikantongi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Telah terjadi peristiwa penganiayaan di wilayah Tanah Runtuh, Kilometer 4, Kelurahan Diratana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, pada Kamis, 12 Desember 2024, sekitar pukul 18.00 WITA. Insiden ini menyebabkan seorang lansia berinisial FNL menderita luka berat. Saat dikonfirmasi lintassumba.com, pada Jumat, 13 Desember 2024, Kasat Reskrim Polres Sumba Barat, IPTU Gede Santoso, […]

  • Jambore Sekami sebagai bentuk jawaban fokus Keuskupan Weetabula tentang Tahun Keluarga

    Paroki Katedral Roh Kudus Weetabula akan Gelar Jambore Sekami, Ini Jadwal Lengkapnya!

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Paroki Katedral Roh Kudus Weetabula, Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menggelar Jambore Sekami. Kegiatan ini diketahui akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Jumat, 12 April 2024, hingga Minggu, 14 April 2024. “Iya Betul. Acaranya akan berlangsung selama tiga hari. Mulai besok Jumat sampai Minggu,” ungkap […]

  • Rapat Pleno KPU Sumba Barat, Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) jadi Sorotan Bawaslu (Umbu Ambrosi Bili/Lintas Sumba)

    Rapat Pleno KPU Sumba Barat, Akses Data Pemilih TMS jadi Sorotan Bawaslu

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Perincian data pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sangat penting agar Bawaslu dapat mengawal data pemilih dengan akurat. Demikian disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Magdalena Yuanita Wake, saat Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam rapat pleno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Barat. Giat ini digelar di […]

  • Pelepasan Siswa SMAK Sta. Clara Waimarama Berlangsung Khidmat, 34 Siswa Resmi Dinyatakan Lulus

    Pelepasan Siswa SMAK Sta. Clara Waimarama Berlangsung Khidmat, 34 Siswa Resmi Dinyatakan Lulus

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Maksi Tena
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pelepasan siswa-siswi kelas XII SMAK Sta. Clara Waimarama di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kecamatan Kodi Bangedo berlangsung khidmat di Aula SMAK Sta. Clara Waimarama, Sabtu 16 Mei 2026 kemarin. Acara pelepasan diawali dengan misa syukur yang dipimpin oleh Romo Videlis. Dalam suasana hening dan penuh doa, para siswa […]

expand_less