Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bupati SBD Beberkan Dugaan Masalah Seleksi PPPK, 12 Nama Direkomendasikan Dianulir

Bupati SBD Beberkan Dugaan Masalah Seleksi PPPK, 12 Nama Direkomendasikan Dianulir

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) resmi menyampaikan hasil verifikasi seleksi PPPK tahap 2 yang disebut mengandung banyak kejanggalan.

Konferensi pers digelar di Kantor Bupati SBD, pada Jumat, 4 Juli 2025.

Pantauan Lintassumba.com, Hadir mendampingi Bupati saat itu, Sekda SBD, Etmundus Nau, Wakil Ketua I DPRD SBD, Thomas Tanggu Dendo, Wakil Ketua II DPRD SBD, Para Ketua Fraksi, dan Pimpinan OPD lingkup Pemkab SBD.

Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla menyatakan, bahwa seleksi PPPK tahap 2 sejatinya diumumkan pada 30 Juni, namun tertunda atas permintaan DPRD.

Dari hasil RDP gabungan komisi DPRD, ditemukan 105 peserta diduga bermasalah. Setelah ditelusuri, delapan nama terindikasi ganda.

“Dari 105 tersebut ditemukan pendobelan nama sebanyak 8 orang, sehingga jumlanya menjadi 97 orang,” ungkap Bupati.

Sementara itu, dari 97 orang itu dapat dirincikan sebagai berikut:

  1. Peserta telah lulus seleksi tahap 1 sebanyak 1 orang dari data yang diberikan oleh DPR.
  2. Peserta telah mengikuti ujian tahap 1 sebanyak 1 orang.
  3. elamar pendataan non-ASN database BKN sebanyak 7 orang.
  4. Peserta terdata dalam dakodik sebanyak 5 orang.
  5. Peserta yang tidak terdaftar dalam daftar seleksi atau peserta tersebut tidak mengikuti seleksi sebanyak 12 orang.
  6. Peserta yang memenuhi syarat karena memiliki masa kerja minimal 2 tahun ke atas dan memiliki SK sebanyak 59 orang.
  7. Peserta yang tidak memiliki pengalaman kerja dan ikut seleksi sebanyak 12 orang.
  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NCS Polri dan Personil Polda Aceh lakukan pose bersama usai memberikan arahan pilkada di Gedung Presisi Mapolda Aceh (Istimewa/Lintas Sumba)

    Sambut Pilkada 2024, NCS Polri Tekankan Personil Polda Aceh: Junjung Tinggi Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Jelang Pilkada serentak 2024, Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Polri Irjen Asep Edi Suheri memberikan arahan kepada 350 personil Polda Aceh dan jajaran. Arahan tersebut disampaikan melalui luring dan daring di Gedung Presisi Mapolda Aceh, pada Kamis, 11 Juli 2024. Irjen Asep berujar, agar pelaksanaan pengamanan Pilkada 2024 bisa berjalan […]

  • Gambar Ilustrasi. Penyebab Virus ASF Mewabah pada Ternak Babi (Peggychoucair/Pixabay/Lintas Sumba)

    Ternyata Ini Penyebab Virus ASF Mewabah pada Ternak Babi

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – African Swine Fever (ASF) adalah penyakit yang menyebabkan kerugian besar bagi para peternak babi di seluruh dunia. Virus ini telah menjadi ancaman serius bagi peternak babi dan pemerintah di banyak negara. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa penyebab utama mengapa virus ASF dapat mewabah pada ternak babi. 1. Virus ASF: Karakteristik […]

  • Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi lagi, pada Kamis, 20 Maret 2025, Pukul 22.56 WITA (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur Naik ke Level IV: Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dinaikkan ke Level IV (Awas). Keputusan ini diambil Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), setelah terjadi peningkatan signifikan dalam aktivitas kegempaan dan visual gunung tersebut. Menurut Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, pada Kamis, 20 […]

  • Pj. Bupati SBD, Yohanis Oktovianus (Johan Sogara/Lintas Sumba) 1:35 Play Button

    Tanggapan Pj Bupati Sumba Barat Daya soal Praktik Pungli yang Diduga Dilakukan oleh Kadis PMD

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dugaan pemerasan yang melibatkan seorang oknum Kepala Dinas (Kadis) terhadap kepala desa yang terjerat kasus korupsi kembali menjadi sorotan setelah munculnya temuan baru. Menanggapi hal ini, Penjabat (Pj) Bupati Sumba Barat Daya, Ir. Yohanes Oktovianus, menyatakan bahwa persoalan tersebut dikembalikan kepada oknum yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi.***

  • Masyarakat Desa Panenggo Ede meminta untuk tangkap Kadesnya (Johan Sogara/Lintas Sumba) 3:06 Play Button

    Momen Masyarakat Desa Panenggo Ede Minta Tangkap Kadesnya

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Insiden mengejutkan terjadi di Kantor Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Rabu, 12 Maret 2025. Bagaimana tidak? DPRD, bersama Inspektorat dan Dinas PMD SBD, turun langsung untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana desa yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa (Kades), Marthen Mete. Saat itu, warga menuntut agar […]

  • Insan pers yang tergabung dalam Pewarta SBD datangi Mapolres Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Oknum JD Diduga Buat Onar, Pewarta SBD Datangi Polres Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sejumlah insan pers yang tergabung dalam Pewarta SBD mendatangi Mapolres Sumba Barat Daya (SBD) pada Jumat, 19 Juli 2024. Kedatangan mereka diterima oleh Kanit SPKT Iksan, beserta sejumlah anggota Polres yang sedang bertugas. Kunjungan ini bertujuan untuk berkonsultasi dan melaporkan keberadaan oknum yang mengatasnamakan wartawan, JD, yang dinilai cukup meresahkan. Menurut Frengky […]

expand_less