Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trens » Menurunkan Tensi dengan Buah-buahan dari Kebun: Cara Alami yang Mudah dan Aman

Menurunkan Tensi dengan Buah-buahan dari Kebun: Cara Alami yang Mudah dan Aman

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Tekanan darah tinggi atau hipertensi (tensi tinggi) sering datang tanpa gejala, tetapi dampaknya bisa serius bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain obat medis, pola hidup sehat berperan besar dalam mengendalikan tensi. Salah satu cara paling sederhana adalah memanfaatkan buah-buahan alami yang tumbuh di kebun sekitar rumah.

Buah tidak hanya mudah didapat, tetapi juga kaya nutrisi penting seperti kalium, serat, dan antioksidan yang terbukti membantu menurunkan tekanan darah secara alami dan bertahap.

Berikut buah-buahan dari kebun yang dapat menurukan tensi dengan cara alami yang mudah dan aman, menurut Lintassumba.com.

1. Pisang ~ Penyeimbang Tekanan Darah Alami

Pisang merupakan sumber kalium yang sangat baik. Mineral ini membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium melalui urin, sehingga tekanan pada pembuluh darah berkurang.

Konsumsi satu hingga dua buah pisang setiap hari dapat membantu menjaga tensi tetap stabil.

2. Pepaya ~ Ringan untuk Pencernaan dan Jantung

Pepaya kaya serat, vitamin, dan antioksidan. Buah ini membantu melancarkan pencernaan dan mendukung kesehatan pembuluh darah.

Pepaya cocok dikonsumsi pagi atau sore hari sebagai camilan sehat tanpa tambahan gula.

3. Semangka ~ Tinggi Air dan Baik untuk Sirkulasi

Semangka mengandung senyawa citrulline yang membantu melemaskan pembuluh darah. Kandungan airnya yang tinggi juga membantu menjaga volume darah tetap seimbang.

Konsumsi semangka sebaiknya tanpa tambahan garam agar manfaatnya maksimal.

  • Penulis: Johan Sogara
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto (@prabowo/Instagram)

    Prabowo Sepakat Hapus Tunjangan DPR dan Moratorium Kunjungan Luar Negeri

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan, tunjangan anggota DPR RI akan dihapus dan kunjungan kerja luar negeri dimoratorium sementara waktu. Pernyataan tersebut disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 31 Agustus 2025. Kebijakan tersebut diputuskan sebagai respons atas gelombang demonstrasi di sejumlah daerah, yang menyoroti gaya hidup pejabat dan alokasi anggaran DPR. “Beberapa kebijakan […]

  • Kantor Perumda Lawadi Kabupaten Sumba Barat Daya, Sekda SBD, Adilalo (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tiga Tersangka Tipikor Lawadi Diserahkan ke Penuntut Umum, Mantan Sekda SBD Turut Diperiksa

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tiga tersangka dan barang bukti terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi, telah diserahkan penyidik Kejaksaan Sumba Barat kepada Penuntut Umum. Ketiga tersangka berinisial NK, PM, dan AML ini diduga terlibat dalam penyimpangan penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Lawadi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dari tahun anggaran 2020 hingga […]

  • Jane Natalia Suryanto, sosok yang memegang peranan penting dalam kegiatan sosial dan politik di NTT (TIM/Lintas Sumba)

    Undur Diri dari PSI, Begini Jejak Dedikasi dan Cinta Jane Natalia Suryanto terhadap NTT

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Jane Natalia Suryanto, nama yang kini semakin familiar di telinga masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menjadi sosok yang memegang peranan penting dalam kegiatan sosial dan politik di wilayah tersebut. Meskipun bukan asli dari NTT, kepedulian dan aktivitas sosialnya telah menyatukannya dengan masyarakat setempat dan mengukir namanya di bumi Flobamorata. Jane, yang […]

  • Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, meresmikan Koperasi Tani Nebun Merah Putih di Aula Susteran Alma (@Prokopim Kabupaten Kupang/Facebook/Lintas Sumba)

    Resmikan Koperasi Tani Nebun Merah Putih, Gubernur NTT: Harus Adil dan Merata

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, meresmikan Koperasi Tani Nebun Merah Putih. Kegiatan ini berlangsung di Aula Susteran Alma, Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, pada Jumat, 14 Maret 2025. Dalam sambutannya, Laka Lena menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar utama ekonomi rakyat yang berlandaskan […]

  • Wakapolres Kompol Jeffris L. D. Fanggidae, didampingi Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika, saat press release terkait video viral Jajago Keliling Indonesia (Humas Polres SBD/Lintas Sumba)

    Jaga Citra Wisata Sumba, Polres SBD Usut Video Viral, Dua Pelaku Minta Maaf

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Video viral akun TikTok Jajago Keliling Indonesia berjudul “Kapok Cukup 1x Kamu Ketempat Ini” mengguncang jagat maya. Rekaman video tersebut diambil di objek wisata Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, pada 18 Mei 2025. Polres Sumba Barat Daya (SBD) pun langsung bertindak, mengacu Surat Perintah Tugas Nomor: […]

  • Salah satu warga Desa Wee Kaburu, sedang berdiskusi terkait stunting bersama Anggota Komisi IX DPR RI Ratu Wulla Talu (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Perangi Stunting Bersama BKKBN, Ratu Wulla Talu: Suami Harus Berperan Aktif!

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pencegahan stunting sejak masa awal kehidupan anak sangatlah penting. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan otaknya. Anak yang mengalami stunting berpotensi memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah dibandingkan anak yang tumbuh normal. Demikian kata dr. Watik, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi […]

expand_less