Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gaji Ditilap? Karyawan PT Telasi SBD Mogok Kerja, Sebenarnya…

Gaji Ditilap? Karyawan PT Telasi SBD Mogok Kerja, Sebenarnya…

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Mereka bikin BPJS dari bulan Oktober, sekarang di Januari baru kami tahu kalau ada pemotongan,” katanya.

“Adanya BPJS ini, bantuan yang kami terima dari desa akan hilang. Bansos dan KIP dinonaktifkan. Kami dibikin Seolah-olah kami ini karyawan yang mampu,” kata O lagi.

Menanggapi hal ini, Head of Suppletion and Operation Dedi Supriatma menjelaskan, bahwa persoalan yang menyebabkan para karyawan mogok kerja dikarenakan mis-komunikasi.

“Kemungkinan ini semua kendalanya di mis-komunikasi saja pak. Nanti kita akan disesuaikan semuanya dengan peraturan pemerintah,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, pihaknya akan melakukan pertemuan internal dengan pimpinan pusat soal mogok kerja karyawan.

“Setelah itu, dalam waktu 2 hingga 3 hari ke depan, kami akan melakukan sosialisasi terhadap seluruh karyawan, sehingga persoalan ini bisa selesai. Saya yakin ada cara yang terbaik untuk mengatasi hal ini,” jelas Dedi lagi.

Soal pembuatan BPJS, akan disesuaikan dengan ketentuan pemerintah setempat.

“Terkait dengan karyawan yang sudah ada BPJS, otomatis bantuan dari desa dinonaktifkan. Kalaupun mau dinonaktifkan kembali, ya rekan-rekan di sini harus mencabut berkasnya secara mandiri,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, bahwa tidak ada niat sedikitpun dari pihak Manajemen PT Telasi untuk memotong gaji karyawannya.

“Tidak ada niat sdkitpun dari manajemen PT Telasi untuk melakukan pemotongan sepihak. Kita akan sampaikan juga terkait tenaga harian lepas itu dinaikin lagi nilainya jadi berapa. Otomatis beberapa poin kita cabut lagi misalnya BPJS kesehatan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Manajer PT Telasi SBD Cellia Natalia mengatakan, bahwa permintaan status karyawan dari PHL menjadi pekerja tetap harus dengan regulasi perusahaan yang mengikat.

“Untuk menjadi tenaga kerja tetap, setiap karyawan wajib bekerja selama empat tahun. Setelah itu baru diangkat sebagai tenaga kerja tetap di PT Telasi,” katanya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi di Desa Walla Ndimu, Ketua Komisi I DPRD SBD Ingatkan Kades Soal APH

    Dugaan Korupsi di Desa Walla Ndimu, Ketua Komisi I DPRD SBD Ingatkan Kades Soal APH

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Tokoh agama, pemuda, perempuan, dan kelompok disabilitas harus dilibatkan dalam proses perencanaan desa agar transparan dan tepat sasaran,” tegasnya. Ketua Fraksi PDI Perjuangan SBD itu juga mengingatkan bahwa kunjungan ini bukan hanya untuk Desa Walla Ndimu saja, tetapi akan dilakukan ke semua desa agar permasalahan serupa tidak terulang. “Kami tidak mau ada kepala desa yang […]

  • Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake Ikut Jalan Sehat bersama masyarakat dan para alumni Ikasmansa'87

    Pj. Gubernur NTT Ikut Jalan Sehat Ikasmansa’87, Fransiscus Go: Kompak dan Tetap Eksis!

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Selaku ketua alumni Ikasmansa’87, saya menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Gubernur NTT, Bapak Ayodhia Kalake, yang telah membuka kegiatan ini, dan telah memberi tempat bagi kami untuk menyelenggarakan kegiatan jalan sehat ini,” ujar Frans Go. Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba jalan sehat. “Selamat kepada para pemenang lomba jalan sehat, dan terima kasih […]

  • Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, Masa Jabatan 2024 - 2029 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pimpinan DPRD Sumba Barat Daya Resmi Dilantik, Siap Emban Amanat 2024-2029

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Rudolf juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas, DPRD memiliki kewenangan bersama pemerintah daerah untuk menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat SBD. “Dengan rendah hati, kami memohon dukungan moral, pikiran, dan tenaga dari seluruh masyarakat agar sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah ini, kami dapat memegang teguh semua janji yang kami ucapkan hari ini,” tutupnya. Dengan terselenggaranya […]

  • Survei Terbaru: Simulasi 3 Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, Melki dan Johni, SPK dan Adrianus Garu (Indikator Politik Indonesia/Lintas Sumba)

    Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto Unggul dalam Survei Terbaru Pilgub NTT 2024

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Selain itu, pengalaman di pemerintahan juga menjadi faktor penting bagi pemilih Emanuel Melkiades Laka Lena, dengan 18% responden memilihnya berdasarkan kriteria ini. Faktor-faktor lain seperti kewibawaan, kejujuran, serta latar belakang politik dan agama juga turut mempengaruhi keputusan pemilih. Survei ini memiliki margin of error sebesar ±2,6% pada tingkat kepercayaan 95%. Dalam pelaksanaan survei, Indikator juga […]

  • Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Polres SBD dalam rangka Operasi Mantap Praja Turangga 2024 menjelang Pilkada 2024 (Humas Polres SBD/Lintas Sumba)

    Persiapan Keamanan Pilkada 2024: Polres SBD Gelar Latpra Ops

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengamankan Pilkada tahun ini dengan menghindarkan diri dari isu-isu yang dapat mengadu domba dan mengganggu jalannya pemilihan,” imbuhnya. Dengan langkah-langkah ini, Wakapolres SBD berharap, Pilkada 2024 dapat berlangsung dengan aman dan lancar, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.*** Sumber: Humas Polres SBD Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI […]

  • Gambar Ilustrasi. Tanda-tanda penyakit ginjal

    Sering Diabaikan, Ini Tanda-tanda Awal Penyakit Ginjal

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ginjal, dengan berbagai tugasnya, bertanggung jawab dalam menjaga keseimbangan tubuh. Selain mengeluarkan limbah alami dan sisa air dari dalam tubuh, ginjal juga memiliki fungsi dalam membantu proses pembentukan sel darah merah, menjaga keseimbangan mineral penting di dalam tubuh, serta membantu menjaga tekanan darah, dan kesehatan tulang. Menurut sumber yang diunggah di situs […]

expand_less