Kampung Lete Palolo Kini Tak Gelap Lagi, Yusuf Bora: Habis Gelap, Terbitlah Terang Bukan Sekadar Ungkapan
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPD Partai Perindo SBD, Wakil Ketua II DPRD SBD, Yusuf Bora, dan Ketua Fraksi Perindo DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola, mendampingin Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, saat berkunjung ke Kampung Lete Palolo (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Ini juga membawa harapan akan masa depan yang lebih baik melalui pendidikan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Yusuf Bora yang juga adalah Wakil Ketua II DPRD SBD itu, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Partai Perindo terhadap masyarakat.
“Kami percaya bahwa pendidikan dan listrik merupakan kebutuhan dasar yang mampu mengubah masa depan masyarakat. Kehadiran rumah belajar dan PLTS ini diharapkan menjadi awal lahirnya generasi yang lebih cerdas, sehat, dan mandiri. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong mewujudkan program ini,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara Partai Perindo, MNC Peduli, Miss Indonesia, Tim ATW Listrik Jakarta, iNews MNC, Pemerintah Kabupaten SBD, dan masyarakat setempat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan perubahan nyata bagi daerah yang membutuhkan.
“Ya, dengan hadirnya rumah belajar dan penerangan listrik tenaga surya di Kampung Lete Palolo ini, saya pikir semboyan Habis Gelap, Terbitlah Terang bukan lagi sekadar ungkapan, melainkan kenyataan yang kini dirasakan oleh masyarakat khususnya untuk mendukung anak-anak generasi emas 2045,” pungkas Yusuf Bora.

Ketua DPD Partai Perindo SBD, Wakil Ketua II DPRD SBD, Yusuf Bora, meninjau pemasangan PLTS dengan inverter berkapasitas 2.400 watt yang terhubung ke 38 rumah warga Kampung Lete Palolo (Johan Sogara/Lintas Sumba)
Sementara itu, Matius Muda Kedu, salah satu masyarakat Kampung Lete Palolo juga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
“Dulu malam hari kampung kami gelap. Anak-anak sulit belajar,” terang Matius, saat diwawancarai terpisah.
“Sekarang rumah kami sudah terang dan anak-anak memiliki tempat belajar yang layak. Ini menjadi kebahagiaan yang tidak bisa kami ungkapkan dengan kata-kata,” lanjutnya.
Matius juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Partai Perindo, MNC Peduli, Miss Indonesia, Tim ATW Listrik Jakarta, iNews MNC, Pemerintah Kabupaten SBD, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan rumah belajar dan pemasangan PLTS di Kampung Lete Palolo.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu kami. Semoga Tuhan membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu yang telah peduli kepada kami,” tutupnya.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba








Saat ini belum ada komentar