Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Tim Pengabdian Masyarakat Revitalisasi Posyandu Tandening di Sumba Timur
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anna Henny Talahatu, Tim PkM, saat revitalisasi Posyandu Tandening di Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Program yang berlangsung selama enam bulan, mulai Maret hingga Agustus, tersebut dilaksanakan secara bertahap, mulai dari koordinasi dan persiapan, pelatihan kader dan revitalisasi sarana, pendampingan ibu hamil serta kunjungan rumah, hingga evaluasi.
Program revitalisasi juga menetapkan sejumlah target yang dapat diukur. Salah satunya peningkatan kemampuan kader, dengan skor pascates ditargetkan mencapai minimal 75 persen.
Selain itu, cakupan kunjungan ANC K4 ditargetkan meningkat dari 48 persen menjadi sedikitnya 70 persen.
Tim juga menargetkan tersusunnya modul pelatihan kader, standar operasional prosedur (SOP) Posyandu yang dapat disahkan pemerintah desa dan Puskesmas, serta pemutakhiran peta risiko ibu hamil dan balita secara berkala.
Menurut Anna, keberlanjutan menjadi bagian penting dari program tersebut. Revitalisasi tidak boleh berhenti setelah kegiatan pengabdian selesai.
Karena itu, Posyandu Tandening diarahkan untuk dapat berkembang menjadi Posyandu Aktif kategori Purnama/Mandiri. Kader yang telah mendapatkan pelatihan juga diharapkan mampu mentransfer pengetahuan kepada kader baru.
Pemerintah Desa Kaliuda disebut telah menyatakan kesediaannya untuk mendukung pembiayaan operasional Posyandu melalui Dana Desa bidang kesehatan setelah program berakhir.
“Kami berharap apa yang sudah dibangun bersama ini bisa terus berjalan setelah program selesai. Kader yang sudah dilatih dapat menjadi penggerak dan membantu kader berikutnya, sementara pemerintah desa dan Puskesmas tetap menjadi mitra dalam keberlanjutan pelayanan,” tuturnya.
Dengan menggabungkan penguatan kapasitas kader, perbaikan sarana, pendampingan ibu hamil, pemanfaatan teknologi sederhana serta pendekatan budaya lokal, Posyandu Tandening diharapkan dapat menjadi salah satu model pengelolaan Posyandu aktif di Kecamatan Pahunga Lodu.
Program tersebut sekaligus diharapkan berkontribusi terhadap upaya menekan risiko kematian ibu, bayi dan balita serta memperkuat kesadaran masyarakat Kaliuda terhadap pentingnya pelayanan kesehatan ibu dan anak.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba



Saat ini belum ada komentar