“Blank spot tidak boleh ada di NKRI. Bicara soal jaringan internet tidak terlepas kaitannya dengan listrik yang memadai,” katanya.
Ia menyoroti bahwa keterbatasan BTS menyebabkan jaringan internet sulit diakses oleh pelajar dan warga sekitar.
Terkait bansos, Anton menjelaskan adanya sistem validasi yang membuat penerima tidak bisa ganda menerima bantuan.
Jika seseorang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, maka datanya otomatis tidak masuk sebagai penerima program bansos lain.
“Perlu edukasi agar kepala desa tidak terus disalahkan. Karena mereka tidak pegang kendali atas data sistem itu,” ujarnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan, Anton saat itu langsung menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan gereja setempat.***
Halaman


Tinggalkan Balasan