Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sambut Dies Natalis ke-72, GMNI Kupang Salurkan Bantuan ke Rumah Singgah Pasien

Sambut Dies Natalis ke-72, GMNI Kupang Salurkan Bantuan ke Rumah Singgah Pasien

  • account_circle Ming
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lintassumba – Dalam rangka menyongsong Dies Natalis ke-72, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang melakukan aksi sosial menyalurkan bantuan logistik kepada pasien di Rumah Singgah Yayasan Ratu Pecinta Damai, Naikoten, Kota Kupang.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama yang diinisiasi GMNI Kupang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kaum marhaen yang sedang berjuang melawan penyakit di perantauan.

Rumah singgah tersebut dihuni puluhan pasien rawat jalan beserta keluarga pendamping yang berasal dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Mereka tinggal sementara di lokasi itu selama menjalani proses pengobatan di Kota Kupang.

Selain penyaluran bantuan, kader GMNI juga menyempatkan diri berdialog dengan para pasien dan keluarga pendamping. Dalam suasana sederhana, mereka memberi semangat dan penguatan agar para pasien tetap bertahan dalam proses penyembuhan.

Ketua DPC GMNI Kupang, Jacson Marcus, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk keberpihakan kader terhadap realitas sosial yang dihadapi masyarakat kecil.

“Ini adalah wujud kesadaran kader terhadap realita sosial masyarakat. Sakitnya kaum marhaen harus menjadi sakit seluruh kader GMNI yang berkorps Pejuang Pemikir – Pemikir Pejuang,” ujarnya.

Menurutnya, hasil koordinasi dengan pengelola rumah singgah menunjukkan bahwa para pasien tidak hanya menghadapi persoalan kesehatan, tetapi juga tekanan ekonomi selama berada jauh dari daerah asal.

“Kami melihat saudara-saudara kita tidak hanya melawan penyakit medis, tetapi juga keterbatasan ekonomi selama masa pengobatan. GMNI hadir tidak untuk mengobati, tetapi setidaknya meringankan beban kebutuhan pasien dan keluarga pendamping,” katanya.

GMNI Kupang juga mendorong pemerintah daerah asal pasien agar lebih memperhatikan warganya yang sedang menjalani pengobatan di luar daerah, termasuk melalui dukungan anggaran dan fasilitas.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ratu Pecinta Damai, Virgo, menyampaikan terima kasih atas kepedulian GMNI terhadap para pasien di rumah singgah tersebut.

“Terima kasih untuk teman-teman GMNI yang sudah berbagi dengan Rumah Singgah Pasien Yayasan Ratu Pecinta Damai,” ujarnya.

Ia berharap ke depan semakin banyak pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan, serta adanya perhatian pemerintah terhadap persoalan administrasi masyarakat.

“Harapan kami ke depan ada kolaborasi dengan banyak pihak agar saling peduli, saling mendukung, dan saling membantu. Kami juga berharap pemerintah bisa memperhatikan administrasi masyarakat seperti NIK, status kependudukan, dan jaminan kesehatan,” katanya.

Aksi ini menjadi cermin sederhana bagaimana peran mahasiswa tidak berhenti pada wacana, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan.***

  • Penulis: Ming

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunrise Pantai Kawona (@kawonabeachclub/Instagram/Lintas Sumba)

    Destinasi Wisata Unik dan Murah, Yusuf Bora Sebut Pantai Kawona Punya 3 Konsep Utama

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pantai Kawona merupakan salah satu destinasi wisata yang unik dengan berbagai kelebihan yang membuatnya menonjol dibandingkan pantai-pantai lain di Sumba Barat Daya (SBD). Setiap pantai memiliki karakteristik yang berbeda-beda, dan Kawona memiliki keunggulan yang spesifik dalam beberapa hal. Pantai Kawona dikenal dengan karakteristiknya yang sangat cocok untuk kegiatan mandi, berenang, snorkeling, dan […]

  • Ternak babi yang sakit karena virus ASF (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Mengapa ASF pada Babi Menyebar dengan Cepat? Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – African Swine Fever (ASF) adalah penyakit viral yang sangat berbahaya bagi babi. Penyakit ini dapat menyebabkan tingkat kematian tinggi dan sulit dikendalikan karena belum ada vaksin atau obat yang efektif. Penyebarannya yang cepat membuat ASF menjadi ancaman besar bagi peternakan babi, terutama di wilayah dengan biosekuriti rendah. Lalu, apa saja faktor utama […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat penegasan kembali tapal batas Desa Weri Lolo dan Wee Kura (Johan Sogara/Lintas Sumba) 7:26 Play Button

    Penegasan Kembali Tapal Batas Administratif Desa Wee Kura dan Desa Weri Lolo

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan kembali tapal batas administratif antara Desa Wee Kura dan Desa Weri Lolo. Penegasan itu disampaikan dalam kunjungan ke Wee Waira, wilayah perbatasan dua desa di Kecamatan Wewewa Barat dan Wewewa Selatan, pada Jumat, 10 Oktober 2025. Bupati menekankan, batas administratif berbeda dengan […]

  • Logo Daihatsu

    Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2018
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Hingga saat ini, PT Astra Daihatsu Motor belum mengadopsi teknologi continous variable transmission atau CVT pada mobil-mobil yang mereka jual di Indonesia. Padahal, beberapa pabrikan lain sudah mengadopsi teknologi tersebut. Lantas, apa alasan Daihatsu? Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra mengatakan, CVT akan membuat harga jual mobil Daihatsu menjadi kurang terjangkau. Tapi, tidak menutup kemungkinan ke […]

  • Harga Beras Naik

    Harga Beras Capai Level Tertinggi, BPS DKI Ungkap Penyebabnya

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta melaporkan bahwa harga beras pada bulan Februari 2024 mencapai level tertinggi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Kenaikan harga beras tersebut disebabkan oleh inflasi harga komoditas beras sebesar 6,54 persen dibandingkan bulan sebelumnya. “Inflasi beras pada Februari 2024 merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir,” […]

  • Gambar Ilustrasi. Minuman Keras/Alkohol (Pixabay/Lintas Sumba)

    Cara Mengatasi Kebiasaan Minum Alkohol dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Reproduksi

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Minuman keras (miras) atau alkohol sering kali menjadi bagian dari kehidupan sosial, namun kebiasaan ini dapat membawa dampak negatif signifikan terhadap kesehatan, terutama kesehatan reproduksi. Mengatasi hal tersebut tidak hanya penting untuk kesehatan umum, tetapi juga untuk menjaga kesehatan reproduksi. Berikut adalah beberapa langkah efektif untuk mengatasi kebiasaan ini dan memahami dampaknya […]

expand_less