Hadiri Kick Off Program Rehabilitasi Mangrove Nasional, Pj. Gubernur NTT: Pulihkan Kembali Eksosistem
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pj. Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake, hadiri Kick Off Program Rehabilitasi Mangrove Nasional di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang (Alexander L. Raditia/Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah Provinsi terus berupaya untuk merehabilitasi hutan Mangrove di NTT dengan mengembangkan skema Integrated Area Development (Pembangunan Wilayah Terpadu).
Pengelolaan mangrove dengan skema tersebut diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan para pihak yang berkepentingan dengan tetap konsisten, berkomitmen dan bertanggung jawab untuk selalu menyeimbangkan secara proporsional aspek ekologi, ekonomi dan sosial budaya masyarakat setempat.
“Untuk itu kami telah dan terus mendorong pembentukan Kelompok Kerja mangrove pada seluruh Kabupaten/Kota se-NTT,” pungkas Ayodhia.
Senada dengan itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marvest Nani Hendiarti menjelaskan, bahwa keberlangsungan mangrove ini bergantung pada partisipasi masyarakat.
“Karena prorgram rehabilitasi nasional ini bukan hanya menanam terapi juga menjaga kelestarian. Semua anggota masyarakat wajib terlibat aktif dalam pelestarian mangrove,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Dinas LHK, Balai Besar KSDA, BPDASHL Provinsi NTT dan TNI pun diajak mendampingi masyarakat.
“Tahun 2024 ini kami mendapatkan dukungan baru dari PLN dan Pertamina dari program TJSLnya. Khusus untuk NTT, komitmen dari mitra yaitu PLN, Pertamina, Pelindo dan APROBI pada tahun 2024 adalah 100 ha,” terangnya.
Sementara, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam menyebutkan bahwa mangrove merupakan penyimpanan karbon terbaik.
“Jadi yang kita lakukan ini sudah sangat tepat karena sebagai rehabilitasi untuk keberlanjutan ekosistem pantai dalam hal ini pelestarian mangrove,” tandasnya.
Untuk diketahui, pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur NTT juga melakukan penanaman mangrove bersama para tamu dan undangan lainnya.***
Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar