Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Intimidasi Jurnalis! Okunum ASN di Flores Timur Bisa Dipenjara 2 Tahun

Intimidasi Jurnalis! Okunum ASN di Flores Timur Bisa Dipenjara 2 Tahun

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dugaan kuat, aksi Lyan berkaitan dengan pemberitaan sebelumnya tentang pengadaan lima mobil dinas baru untuk pimpinan DPRD, Bupati, dan Wakil Bupati periode 2025-2030.

Isu ini menuai kritik karena dianggap sebagai pemborosan anggaran, apalagi di tengah dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Insiden ini memicu desakan agar Sekda Flores Timur segera menindak tegas oknum ASN yang menghalangi tugas jurnalistik tersebut.***

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yesus saat bersama murid-murid-Nya

    Membangun Relasi Kekeluargaan Berdasarkan Firman Allah

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tidak ada seorang pun dari kita yang dapat dipersatukan dengan Yesus seperti Maria, di mana ia adalah ibu-Nya secara biologis. Namun, kita masing-masing dapat seperti Maria merangkul Yesus melalui iman. Melalui ketaatan kepada sabda-Nya, kita pun dapat dipersatukan dengan Yesus sebagai anggota keluarga-Nya. Perikop Injil hari ini (Lukas 8:19-21) berceritera mengenai perjumpaan […]

  • Gambar Ilustrasi. Perbedaan Konten Kreator dan Jurnalis (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Konten Kreator dan Jurnalis Berbeda dalam Karya dan Tanggung Jawab

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Konten kreator ya bebas berkreasi, tapi jurnalis wajib menjaga kebenaran informasi,” ujar seorang dosen komunikasi di Kupang, saat diwawancarai Lintassumba.com, pada Rabu, 17 September 2025. Dengan perbedaan itu, terusnya, publik diingatkan bijak membedakan konten hiburan dan karya jurnalistik. “Karena informasi akurat tetap menjadi kebutuhan utama masyarakat,” pungkasnya.***

  • Para ASN baru saat menghadiri acara penyerahan SK oleh Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Serahkan SK CPNS dan PPPK, Bupati Ratu Wulla Beri Warning Soal Disiplin

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Acara itu juga dirangkaikan dengan sosialisasi produk Bank NTT dan program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan bagi ASN baru. Bupati Ratu Wulla menutup sambutan dengan apresiasi kepada BKPSDM dan ajakan membangun SBD menuju Indonesia Emas 2045. Sebelumnya, peringatan serupa pernah ia sampaikan saat perayaan HUT ke-18 SBD baru-baru ini. Ia menegaskan akan mencabut SK bagi […]

  • Aceh Barat, Raih, UHC Award 2026, Bupati Tarmizi, Komitmen Perlindungan, Kesehatan Warga

    Aceh Barat Raih UHC Award 2026, Bupati Tarmizi Tegaskan Komitmen Perlindungan Kesehatan Warga

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat membuahkan hasil dengan diraihnya Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pusat. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Kesehatan, serta […]

  • Gambar Ilustrasi. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menangkap buronan kasus cabul terhadap anak (Ama Tassy Lake/Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tim Tabur Kejati NTT Ringkus Buronan Kasus Cabul Anak di Kupang

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    Setelah pemeriksaan kesehatan dan administrasi, Boy diserahkan kepada Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Kota Kupang untuk dieksekusi ke Lapas Kelas IIA Kupang. Bagi seluruh buronan yang masuk DPO juga diminta Jaksa Agung RI agar segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Karena tidak ada tempat aman untuk bersembunyi bagi buronan hukum,” pungkas Dharmana.***

  • Paus Leo XIV, saat menyampaikan pidato perdanya dari Balkon Basilika Santo Petrus (Vatican News/YouTube/Lintas Sumba)

    Pidato Perdana Paus Leo XIV: Dunia Butuh Terang Kristus!

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Kristus berjalan di depan kita. Dunia membutuhkan terang-Nya. Umat manusia merindukan kehadiran-Nya sebagai jembatan menuju Allah dan kasih-Nya,” katanya. Paus Leo XIV juga mengajak seluruh Gereja untuk membangun jembatan melalui dialog dan perjumpaan. Tujuannya, yaitu menciptakan persatuan dan kedamaian. Tak lupa pula, dirinya menyampaikan terima kasih kepada para kardinal yang telah memilihnya sebagai Penerus Santo […]

expand_less