Tak Tunggu Besok! Terima Demo, Bupati Ratu Wulla Langsung Bergerak
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati dan Wakil Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka, saat menyambut aksi damai Gerakan Perubahan PMKRI dan GMKI Bersuara di halaman Kantor Bupati SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bupati Ratu Wulla mengaku telah bekerja sebelum aksi tersebut digelar. Ia menyebut masalah tambang pasir sudah ia tangani sejak awal menjabat.
“Saya baru dua bulan jadi bupati Sumba Barat Daya. Tapi untuk pasir kami sudah melakukan upaya,” ujarnya.
Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan dua solusi: jangka pendek dan jangka panjang yang sedang dikaji bersama provinsi.
Dalam waktu dekat, pemerintah akan membuka satu titik resmi pengambilan pasir untuk kebutuhan dasar masyarakat.
“Untuk solusi jangka pendek, kami akan memberikan izin satu titik lokasi pengambilan pasir untuk kebutuhan rumah, pemakaman dan rumah ibadah. Kalau bicara proyek harus menggunakan pasir kali,” katanya.
Langkah tak berhenti di kantor. Usai aksi, Bupati langsung terbang ke Kupang untuk bertemu Kadis ESDM NTT.
Ia mengurus langsung dispensasi lokasi pengambilan pasir legal yang bisa diakses masyarakat Kabupaten SBD.
Langkah cepat ini ditulis langsung Bupati lewat akun Facebook resminya @Ratu Wulla Talu, menandai keterbukaan dan akuntabilitas.
“Usai menerima demonstrasi mahasiswa, salah satu aspirasi terkait pelarangan untuk pengambilan pasir laut, Saya langsung menuju Provinsi untuk berkordinasi bersama Plt. Kadis ESDM Provinsi, terkait permohonan dispensasi dari Pemerintah Provinsi untuk lokasi pengambilan pasir di Kabupaten SBD,” tulisnya.***
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar