Edu-Conference SMK Don Bosco: Perkuat Pendidikan Vokasi Menuju Indonesia Emas 2045
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Serah terima peta jalan oleh Project Director, P. Yohanes Boedirahardjo Soerjonoto, SDB, kepada Koordinator Pengawas Sekolah SMA/SMK/SLB Sumba Barat Daya, Ibrahim Boimau (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dia berharap, hasil FGD tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) untuk rancangan peta jalan pendidikan vokasi spesifik bagi Kabupaten Sumba Barat Daya tahun 2025 hingga 2035.
“Kita membangun peta jalan pendidikan vokasi 2025-2035, melibatkan SMK dengan 10 perwakilan dari 43 SMK di Sumba Barat Daya, serta instansi seperti Disnaker, tokoh masyarakat, LSM, industri, perhotelan, minimarket, dan puskesmas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Founder dan Direktur Komunikasi Sinambung Indonesia, Simon Petrus Rafael, menekankan pentingnya kemitraan ini dalam pengembangan kurikulum dan tata kelola sekolah.
“Kemitraan ini membantu sekolah-sekolah untuk pengembangan kurikulum, membangun proses pembelajaran, kemudian bagaimana tata kelola sekolah, yang kemudian dapat menciptakan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan industri,” terangnya.
Meski demikian, kata dia, masih banyak siswa yang lebih memilih untuk melanjutkan studi ketimbang berwirausaha, padahal lulusan SMK diharapkan mampu menjadi wirausahawan.
“SMK itu jiwanya bekerja, melanjutkan dan berwirausaha. Namun yang saya temukan disini, masih banyak yang menginginkan untuk melanjutkan studi. Belum ada yang berpikir untuk berwirausaha. Padahal SMK itu kan lulusannya diharapkan bisa berwirausaha,” katanya.
Kepala SMK Don Bosco, P. Dominggus Huba, SDB, mengungkapkan bahwa Edu-Conference ini merupakan puncak dari proyek peta jalan yang telah dilaksanakan sejak 2021 hingga 2024.
Proyek ini, menurutnya, difokuskan pada peningkatan kapasitas pelatihan kejuruan bagi siswa dan kemampuan staf pendidik di Pulau Sumba.
P. Dominggus juga menandaskan, bahwa Edu-Conference ini juga menjadi selebrasi dari berbagai keberhasilan yang telah dicapai SMK Don Bosco.
“Saya akan mempresentasikan kemajuan SMK Don Bosco sejak 2021 hingga 2024, yang diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi SMK lain dan masyarakat setempat,” tandasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi dan praktik baik yang bisa diadaptasi oleh SMK lain di Sumba Barat Daya dalam menghadapi persaingan global dan berkontribusi pada tercapainya Indonesia Emas 2045.***
- Penulis: Johan Sogara








Saat ini belum ada komentar