Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nusa Tenggara Timur Dapat Jatah Penambahan Pembangunan RPB, Ayodhia Kalake: Mengurangi Angka Kemiskinan

Nusa Tenggara Timur Dapat Jatah Penambahan Pembangunan RPB, Ayodhia Kalake: Mengurangi Angka Kemiskinan

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Rumah Produksi Bersama (RPB) dapat  dapat mengurangi angka kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Demikian disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi NTT Ayodhia Kalake, di Ruang Kerja Gubernur, Kota Kupang, pada Rabu, 03 April 2024.

Hal tersebut dikatakan Ayodhia, saat menerima kunjungan kerja dari Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Hanung Harimba Rachman bersama Tim.

Dikentahui, kunjungan ini bertujuan untuk penambahan Pembangunan RPB atau Factory Sharing UMKM di NTT.

Hanung Harimba Rachman menjelaskan, RPB ini akan jadi tempat bagi para pelaku UMKM dengan produk berbahan dasar serupa.

“Untuk melakukan aktivitas produksi secara bersama-sama di kawasan yang dilengkapi dengan teknologi terbaru,” jelasnya.

Saat ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Kemenkop UKM, berupaya meningkatkan nilai tambah kerajinan bambu dengan mendirikan RPB di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT.

Pada tahun 2022 lalu Kemenkop UKM mulai membangun RPB di 5 Provinsi di Indonesia. Salah satunya di Provinsi NTT persisnya di Sumlili Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Karena itu, Hanung Harimba Rachman berharap adanya dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dalam pembangunan RPB ini.

“khususnya Rumah Potong Hewan yang akan dibangun, agar para pelaku UMKM di bidang peternakan sapi dapat meningkatkan kesejahteraannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake, menyambut baik dan mendukung penuh program nasional tersebut.

“Kami mendukung penuh untuk program nasional ini,” katanya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi IX DPR RI Ratu Ngadu Wulla Talu sedang memberikan materi terkait stunting di Wewewa Timur (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Bersama BKKBN Perangi Stunting, Ratu Wulla Tekankan Pentingnya Keterlibatan Semua Pihak

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), yang masuk dalam lima besar daerah dengan prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan data SKI 2023, prevalensi stunting di kabupaten ini mencapai 44,3 persen, jauh dari target provinsi yang berada di angka 24,8 persen. Merespons situasi […]

  • Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan sedaratan Sumba usai rapat perdana sekaligus pemantapan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Panitia Konfercab PDI Perjuangan se-Sumba Rampungkan Teknis, SBD Siap Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Rapat perdana panitia Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan gabungan se-Sumba resmi digelar. Kegiatan ini dilakukan untuk memantapkan seluruh persiapan menuju forum politik tersebut. Rapat berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Desa Radamata, Kota Tambolaka, pada Sabtu, 22 November 2025. Tahap awal konsolidasi menjelang pelaksanaan Konfercab itu dihadiri Ketua […]

  • Gambar Ilustrasi. Proyek pendidikan yang gagal dan akhirnya gedung itu terbengkalai (Roderick Qiu/Pixabay/Lintas Sumba)

    Dampak Fatal Mangkraknya Proyek Pendidikan bagi Masa Depan Daerah

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mangkraknya proyek pendidikan di suatu daerah menjadi salah satu penyebab utama lambatnya kemajuan. Ketika proyek-proyek seperti pembangunan sekolah atau fasilitas pendidikan lainnya terbengkalai, dampaknya sangat dirasakan, terutama oleh anak-anak dan remaja yang kehilangan akses terhadap lingkungan belajar yang memadai. Hal ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan yang diterima generasi muda, yang pada […]

  • Mobil Pick-up, Mobil Pick-up murah

    Ternyata Ini Alasannya Mengapa Banyak Orang Lebih Memilih untuk Membeli Mobil Pick-up

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mobil pick-up, dengan kesan tangguh dan fleksibilitasnya, telah menjadi pilihan yang populer bagi banyak orang di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan mobil ini telah meningkat secara signifikan. Menurut lintassumba.com, ada beberapa alasan yang mendorong orang untuk memilih mobil pick-up daripada kendaraan lainnya. 1. Kekuatan dan Kinerja Salah satu alasan utama […]

  • Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake, melantik dan mengukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT

    Ini 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT yang Baru Dilantik Ayodhia Kalake

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayodhia Kalake, melantik dan mengukuhkan 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT. Acara tersebut tepatnya dilaksanakan di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Kota Kupang pada Rabu, 27 Maret 2024. Dalam sambutannya, Ayodhia Kalake meminta para pejabat yang telah dilantik agar bekerja […]

  • 153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya!

    153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya!

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pneumonia atau infeksi paru-paru disebabkan oleh berbagai jenis bakteri seperti Streptococcus pneumoniae, virus, atau jamur. Diketahui, bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan risiko kematian karena mengganggu fungsi paru-paru. Ini disampaikan langsung oleh Anggota Komite Ahli tuberkulosis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr. dr. Nastiti Kaswandani, dalam seminar daringnya, pada Kamis 11 Januari 2024. “Menyebabkan anak tanpa […]

expand_less