Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Drama Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD: Ada yang Lupa Visi Hingga Tidak Sesuai Integritas

Drama Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD: Ada yang Lupa Visi Hingga Tidak Sesuai Integritas

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Adilalo tampak kurang siap, hingga terkesan gagap saat menyampaikan visi dan misi mereka.

Ia bahkan sempat lupa terhadap lima poin utama visi mereka, terutama terkait pemberdayaan masyarakat dan kemandirian.

“Kami meramu lima visi Paket Rakyat. Yang pertama mendorong pemberdayaan, mendorong, sorry, mendorong kemandirian melalui pemberdayaan, sorry saya lupa,” katanya.

Selain itu, Adilalo juga cenderung lebih banyak mengkritisi kinerja pemerintahan sebelumnya, meskipun ia dan wakilnya pernah menjabat sebagai bagian dari pemerintahan Sumba Barat Daya.

“Infrastruktur yang belum merata adalah salah satu kegagalan pemerintahan sebelumnya,” ujarnya, tanpa mengingat peran dirinya sebagai mantan Sekretaris Daerah bersama wakilnya, Yeremia Tanggu, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, bagian dari pemerintahan tersebut.

Paslon 03: Gustaf-SLD

Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 03, Agustinus Tamo Mbapa dan Dr. Soleman Lende Dappa (Tangkap Layar YouTube KPU SBD/Lintas Sumba)

Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 03, Agustinus Tamo Mbapa dan Dr. Soleman Lende Dappa (Tangkap Layar YouTube KPU SBD/Lintas Sumba)

Dalam debat pertama ini, paslon nomor urut 03, Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf) dan Dr. Soleman Lende Dappa (SLD), juga tampil percaya diri dalam memaparkan visi dan misi mereka.

Program-program yang disampaikan paslon yang dijuluki Paket Aman itu terlihat matang dan mudah dilaksanakan. Akan tetapi, pasangan ini turut membahas kelemahan pemerintahan sebelumnya, yang dinilai tak ada bedanya paslon 02.

Gustaf mengklaim bahwa jika terpilih, harga komoditas seperti jambu mete akan lebih stabil, yakni sekitar Rp27.000/kg.

“Harga jambu mete 27 ribu per kilo,” ungkapnya.

Pernyataan ini dianggap biasa-biasa saja, mengingat harga jambu mete pernah mencapai Rp35.000/kg pada masa kepemimpinan sebelumnya, yakni saat Markus Dairo Talu menjabat sebagai Bupati.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi Penemuan Mayat Depan Kios di Liliba Kota Kupang, dan Polisi sedang berbicara dari saksi (TIM/Lintas Sumba)

    Tragis! Driver Maxim Tewas Tengkurap di Depan Kios di Kupang, Polisi Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi dan mengamankan barang-barang milik korban, termasuk pakaian dan sepeda motor yang digunakan. Meskipun keluarga korban menolak autopsi dan telah membuat surat penolakan resmi, Kapolresta Kupang Kota tetap memerintahkan Kasat Reskrim untuk mendalami kasus ini. “Kami masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk […]

  • Operasi militer Pasukan Israel di Jalur Gaza Palestina, pada Kamis 11 Januari 2024 (Xinhua/Gil Cohen Magen/Lintas Sumba)

    Israel Serang Lagi, 23.700 Warga Palestina Tewas

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Hamas Palestina sejak tanggal 07 Oktober 2023 terus menyebabkan banyak orang terluka dan tewas. Korban tersebut tentu paling banyak dari kalangan warga Palestina. Hingga saat ini, jumlah kematian warga Palestina akibat operasi militer Israel yang masih berlanjut di Jalur Gaza itu mencapai 23.700 […]

  • Pelepasan 113 penyuluh pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) ke Kementerian Pertanian (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Masuk Skema Nasional, Ratu Wulla Lepas 113 Penyuluh Pertanian ke Kementan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Kebijakan ini menegaskan betapa pentingnya peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembangunan pertanian Nasional” katanya. Menurut dia, proses pengalihan telah melalui tahapan birokrasi panjang dan tertib sesuai ketentuan perundang-undangan. Tahap awal dilakukan melalui pengalihan data kepegawaian oleh BKPSDM Kabupaten SBD. Data tersebut kemudian diverifikasi dan divalidasi oleh Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia di tingkat pusat. […]

  • Gambar Ilustrasi. Calon Kepala Daerah yang sedang orasi dengan menyindir atau menyerang calon lain (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    4 Cara Mengenal Calon Kepala Daerah yang Mementingkan Diri Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    3. Menggunakan Taktik Pencitraan Negatif Calon yang mementingkan diri sendiri sering menggunakan taktik pencitraan negatif untuk meraih perhatian dan dukungan. Mereka mungkin menyebarkan informasi yang tidak berdasar atau menciptakan citra buruk tentang lawan politik mereka. Taktik ini tidak hanya merugikan calon lain tetapi juga merusak atmosfer politik secara keseluruhan. Contoh: Jika seorang calon sering menggunakan […]

  • Manager UP3 Sumba, Ronald Tillmans, saat menyerahkan bantuan secara simbolis, dari PLN Peduli kepada kelompok tani di Desa Wee Rena (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    PLN Dorong Pertanian Modern Lewat Program Electrifying Agriculture

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Sistem irigasi listrik, menurutnya, kini mengubah lahan tadah hujan menjadi lahan intensif sepanjang tahun. Ronald berharap, fasilitas tersebut dijaga dan dikembangkan bersama. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk meniru dan memodifikasi konsep ini di wilayah lain. “Harapan kami, fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan. Dan jika bisa, dikembangkan, diadopsi, ditiru dan dimodifikasi agar lebih baik […]

  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dapil III Sumba Terpilih Debora Lende (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Terpilih Sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT, Debora Lende: Soal Hidup atau Mati!

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Syukuran kemenangan salah satu Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga mengingatkan kita akan pentingnya partisipasi politik dalam membangun demokrasi yang kuat dan berkelanjutan. “Saya buka jalan untuk tokoh-tokoh muda supaya mau sama-sama membangun,” jelasnya. Bagi Debora, acara ini tidak hanya menjadi awal perjalanan politiknya, tetapi juga awal dari sebuah harapan baru bagi masyarakat untuk […]

expand_less