Naik Penyidikan, Penembak Mahasiswa Unmaris SBD Resmi Jadi Tersangka
- account_circle Kobus Tena
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi: Polisi mengamankan satu pucuk senapan angin jenis Mauser kaliber 4,5 milimeter yang digunakan dalam kasus tewasnya mahasiswa semester akhir, Jumat, 22 Mei 2026. (Lintassumba.com/Kobus Tena)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Sidang skripsi Mario Marselino Kurra, seharusnya digelar sehari setelah Jumat, 22 Mei 2026.
Mahasiswa semester akhir berusia 24 tahun dari Universitas Stella Maris Sumba itu disebut tengah menuntaskan studinya.
Namun rencana tersebut berakhir tragis setelah ia meninggal dunia akibat tembakan senapan angin yang dilepaskan temannya sendiri.
Peristiwa itu terjadi di Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Korban terkena tembakan di bagian dada kanan sekitar pukul 16.00 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku, Alexander Bili Kandu, 20 tahun, datang ke kios milik keluarga korban untuk membeli rokok sambil membawa senapan angin jenis Mauser kaliber 4,5 milimeter.
Saat itu pelaku sempat dilayani adik korban yang masih berusia 10 tahun. Tidak lama kemudian korban datang dan berbincang dengan pelaku.
Dalam percakapan tersebut, korban diduga melontarkan candaan kepada pelaku.
Korban disebut sempat mengatakan, “Coba ko tembak saya di bagian dada.” Pelaku lalu mengokang senapan angin miliknya dan melepaskan satu kali tembakan yang mengenai dada kanan korban.
Usai terkena tembakan, korban langsung terjatuh. Ayah korban kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Karitas Weetabula untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong.
Kopolisian Polres SBD yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Polisi turut menyita satu pucuk senapan angin jenis pompa merek Mauser kaliber 4,5 milimeter yang digunakan dalam kejadian tersebut serta pakaian korban.
- Penulis: Kobus Tena
- Editor: Kobus Tena








Saat ini belum ada komentar