Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bikin Ulah, Ketua BPD Menne Ate dan Anggota BPD Pero Dipanggil Bawaslu SBD

Bikin Ulah, Ketua BPD Menne Ate dan Anggota BPD Pero Dipanggil Bawaslu SBD

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua BPD Menne Ate dan salah satu anggota BPD Pero melakukan pelanggaran kampanye, ketika mengikuti acara kampanye dari partai politik di lokasi yang berbeda.

Menurut surat itu, Bawaslu SBD dan Panwaslu Kecamatan Wewewa Barat menemukan dugaan partisipasi kampanye dari anggota BPD Pero.

Perisitiwa itu terjadi tepatnya, pada Minggu, 10 Januari 2024, di Kampung Koro Loko, Desa Pero.

Selain itu, ada juga dugaan bahwa Ketua BPD Menne Ate terlibat dalam kampanye yang terjadi, pada Rabu, 10 Januari 2024, di Reda Bolo, Desa Kalembuweri.

Karena itu, Bawaslu SBD mengundang Ketua BPD Menne Ate dan Anggota BPD Pero untuk memberikan penjelasan mengenai tuduhan tersebut.

Undangan klarifikasi tersebut disusun berdasarkan ketentuan UU No 07 Tahun 2017 mengenai Pemilu dan Peraturan Bawaslu No 07 Tahun 202 tentang Penanganan Temuan dan Pelaporan Pelanggaran dalam Pemilu.

Lanjut, terdapat Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 11 Tahun 2023 mengenai pengawasan proses kampanye pada pemilihan umum.

Surat undangan klarifikasi itu ditandatangani oleh Yeremias Bayoraya Kewuan, Ketua Bawaslu SBD, dan dikeluarkan di Tambolaka, pada Selasa, 16 Januari 2024.

Di saat yang sama, Ketua BPD Menne Ate dan anggota BPD Pero diajak untuk memberikan penjelasan di kantor Bawaslu SBD, pada Kamis, 18 Januari 2024 besok.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominggus Dama dan Richardus Holo Kondo (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Menatap Pilkada 2024 SBD: Dominggus Dama dan Richardus Holo Kondo Berduet, 2 Partai Ini Disebut-sebut!

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Kabarnya, Dominggus Dama dan Richardus Holo Kondo bakal diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golongan Karya (Golkar). Keputusan ini juga menunjukkan komitmen serius keduanya untuk membawa perubahan bagi SBD melalui kompetisi politik yang sehat dan berintegritas. Dengan berbagai pilihan yang tersedia, diharapkan Pilkada SBD mendatang akan menjadi ajang yang konstruktif dan bermanfaat bagi […]

  • Gambar Ilustrasi. Pejabat daerah yang diduga menjadi “tikus kantor” atau melakukan korupsi sedang duduk santai di kursi kerjanya, sementara APH berdiri di belakangnya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Heboh! Oknum Tikus Kantor Disebut Dekat dengan APH, Minta Jatah Terakhir

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Apa yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya dugaan bahwa hasil pungli itu didistribusikan kepada institusi penegak hukum. Jika benar, maka ini adalah skandal besar yang harus dibongkar habis. Institusi kejaksaan, sebagai benteng terakhir penegakan hukum, harus bersih dari praktik kotor semacam ini. Namun, jika ada pejabat yang berani menyeret nama kejaksaan demi melancarkan pungli, maka institusi […]

  • Momen pengibaran Sang Saka Merah Putih dalam HUT RI Ke-79 di Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    HUT RI Ke-79 di Sumba Barat Daya: dr. Kornelius Kodi Mete Ajak Bersinergi Melawan Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Dirinya juga menyadari bahwa keterbatasan anggaran mempengaruhi berbagai aspek sosial, namun tetap berkomitmen untuk mengatasi tantangan tersebut demi kemajuan SBD. Momentum hari ini menunjukkan bahwa kebanggaan dan kecintaan SBD terhadap tanah air dengan cara yang khas dan penuh makna. Semangat kemerdekaan dan persatuan Indonesia […]

  • Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD) dari Partai Perindo, Yuliana Trifonia Roswita Kaka, saat menyerahkan Bingkisan Natal dan Tahun Baru kepada Sekretaris DPC Partai Perindo, Kecamatan Kodi Utara, Yosep Rehi Loghe (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Bagi Bingkisan Natal di DPC, Nonik Kaka Tegaskan Komitmen Kasih dan Solidaritas DPD Perindo SBD

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Kami dari DPD Partai Perindo mengucapkan selamat Natal tanggal 25 Desember 2025 dan selamat menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2026,” ucapnya. Pembagian bingkisan Natal itu disambut antusias. Sekretaris DPC Perindo Kecamatan Kodi Utara, Yosep Rehi Loghe, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh DPD. “Terima kasih kami ucapkan kepada DPD Partai Perindo dan […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, didampingi Pj. Sekda dan Kabag Ekonomi SBD, pimpin rapat evaluasi terkait kelangkaan BBM (Kominfo SBD/Lintas Sumba)

    Bupati SBD Pimpin Rapat Evaluasi Kelangkaan BBM, Tegaskan Pengawasan dan Sanksi

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Sanksi tegas menanti pihak terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi (Pertalite dan Biosolar). Penegakan hukum dipastikan berjalan tanpa kompromi bagi pelanggar aturan distribusi. Bupati juga menekankan koordinasi lintas sektor. Instansi terkait, aparat keamanan, kecamatan, hingga pihak SPBU diminta memperkuat kerja sama menutup celah kecurangan. Masyarakat pun diberikan ruang menyampaikan saran dan masukan. Pemkab SBD memastikan setiap aspirasi […]

  • Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah pohon cengkih karena tidak bisa membeli buku dan pulpen

    Satu Buku Tak Terbeli, Satu Nyawa Anak SD Melayang di NTT

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Tak sampai di situ, Gubernur NTT, Melki Laka Lena, juga menyebut peristiwa ini sebagai bentuk kegagalan bersama pemerintah daerah, unsur agama, dan budaya. “Kita semua terusik. Ada seorang anak di NTT meninggal hanya karena tidak bisa beli buku dan bolpoin,” sebut Gubernur NTT, sebagaimana dikutip Lintassumba.com dari unggahan facebook pribadinya @Melki Laka Lena, pada Kamis, […]

expand_less