Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Miftah Sentil Kata Gus Dur tentang Prabowo

Gus Miftah Sentil Kata Gus Dur tentang Prabowo

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Dahulu Gus Dur pernah mengatakan, bahwa sosok yang paling ikhlas di Bumi Indonesia ini adalah Prabowo Subianto.

Pandangan Presiden ke-4 Republik Indonesia (RI) itu diungkapkan oleh Gus Miftah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, pada Jumat, 16 Februari 2024.

“Saya cuma ingat, dulu Gus Dur bilang manusia paling ikhlas di Indonesia itu adalah Pak Prabowo,” ungkapnya.

Pernyataan Pendakwah kondang ini pun menanggapi pernyataan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid.

Nusron mengatakan, Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Miftah Maulana Habiburrahman itu memiliki peran yang signifikan dalam perolehan suara untuk Prabowo-Gibran di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Selain itu, dia juga menyatakan bahwa Gus Miftah dan Khofifah Indar Parawansa juga ikut berpartisipasi dalam memberikan suara dari pendukung Nahdlatul Ulama (NU).

“Saya pikir hampir semua santri dibawah komando Gus Miftah, mayoritas mendukung Prabowo-Gibran,” ujarnya.

Sebelumnya, Gus Miftah telah melakukan upaya promosi dengan cara menyelenggarakan acara Pengajian dan konser musik yang berhasil mengumpulkan puluhan ribu orang di 25 kota dan kabupaten di Jawa.

Tentu saja tujuan dari acara ini adalah untuk mendukung Prabowo-Gibran dalam pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024.

“Saya berharap acara seperti ini bisa kita pertahankan, tapi dengan Tagline Gerakan Moderasi Bareng Gus Miftah,” terangnya.

“Nanti kedepan sepanjang tahun setiap bulan mengadakan acara minimal lima kali, mudah-mudah bisa bermanfaat dan bisa menghibur masyarakat Indonesia,” lanjut Gus Miftah.

Selain itu, Gus Miftah juga memperoleh dukungan dari para kyai di kampung-kampung di Jawa, sebanyak 25 zona, dengan setiap zona terdiri dari 1.000 kyai.

Oleh karena itu, Gus Miftah pun akhirnya dikenal sebagai presiden kyai kampung dalam gerakan GM-08.

Gus Miftah juga menjelaskan, bahwa pengajian-pengajian tersebut akan digelar hingga ke pelosok.

“Saya juga sowan-sowan kyai sepuh dan pesantren yang memiliki pengaruh,” tandasnya.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paket OASE, Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang (Kiri) dan Emanuel Melkiades Laka Lena (Kanan) Ketua DPD I Golkar NTT (TIM/Lintas Sumba)

    Pasca Mundurnya Airlangga: Paket OASE Berpotensi Geser Melki Laka Lena di Pilgub NTT

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Situasi politik di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin memanas menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2024. Mundurnya Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar memicu berbagai spekulasi tentang dampaknya terhadap pencalonan pasangan Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang, yang dikenal sebagai Paket OASE. Pengunduran diri Airlangga membuka peluang baru bagi Paket […]

  • Gambar Ilustrasi. Pesta Paskah, Yesus Bangkit (Jeff Jacobs/Pixabay/Lintas Sumba)

    Lintas Sumba: Selamat Paskah kepada Semua Umat Kristiani di Seluruh Dunia!

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Paskah merupakan sebuah perayaan yang meriah dan penuh makna bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Paskah tidak hanya menjadi momen penting secara agama tetapi juga menjadi ajang untuk merayakan kegembiraan dan persaudaraan. Dari prosesi kebaktian hingga pesta keluarga yang penuh dengan hidangan lezat, kemeriahan Paskah mewarnai bulan April setiap tahunnya. Pesta Paskah […]

  • Kondisi terkini Jalan Usaha Tani, Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat (TIM/Lintas Sumba)

    Ironi Rp300 Juta: Jalan Baru di Wewewa Barat Tak Layak Pakai

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pembangunan infrastruktur seharusnya diawali dengan perencanaan matang, mempertimbangkan skala prioritas, serta asas manfaat demi kesejahteraan masyarakat. Namun, prinsip ini tampaknya tidak diterapkan dalam pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada tahun 2024, pembangunan jalan ini menelan anggaran Dana […]

  • Vaksin Antipolio pada Baliita di Afghanistan (Xinhua/Lintas Sumba)

    7,5 Juta Balita Afghanistan akan Terima Vaksin Antipolio

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Berdasarkan informasi dari kementerian kesehatan Afghanistan, sebanyak 7,5 juta balita di sana akan mendapatkan vaksin antipolio di 21 provinsi dari total 34 provinsi. Sebanyak 7.580.085 anak di 233 wilayah di 21 provinsi dijadwalkan akan mendapatkan vaksin dalam upaya melawan polio selama empat hari yang dimulai pada Senin, 29 Januari 2024. Hal demikian […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat menyampaikan Ranperda Perubahan APBD 2025 dalam sidang paripurna ke-10 DPRD SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Belanja Dipangkas, Prioritas Diubah: Begini Wajah Baru APBD SBD 2025

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi menyampaikan Ranperda Perubahan APBD 2025 dalam sidang paripurna ke-10 DPRD SBD. Kegiatan itu berlangsung di ruang sidang DPRD SBD, pada Rabu, 16 Juli 2025. Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD SBD itu, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla memaparkan nota keuangan perubahan APBD dengan sejumlah fokus […]

  • Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

    Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pupuk organik telah menjadi pilihan yang populer bagi para petani yang peduli terhadap lingkungan dan ingin menjaga kelestarian tanah mereka. Dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk organik lebih ramah lingkungan, lebih aman bagi tanaman, dan membantu meningkatkan kesuburan tanah dalam jangka panjang. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat pupuk organik secara […]

expand_less